Mengenang Andi Meriem Mattalatta (1957 -2010)

Posted: Agustus 14, 2010 in Obituari, Sosok

SEJUK NIAN DIPANDANG MATAMU
LEMBUT NIAN TUTUR KATANYA
KAULAH GADIS PUJAAN
MUTIARA DARI SELATAN
TIADA SYAIR DAPAT MELUKISKAN
KEINDAHAN WAJAH RUPAWAN
KAULAH GADIS IMPIAN
MUTIARA DARI SELATAN
MERDU MERAYU SUARANYA BERLAGU
MENAWAN KALBU BAK BULUH PERINDU
LAGU INI KUPERSEMBAHKAN..
KEPADAMU SEBAGAI KENANGAN
SEMOGA MENGHARUM WANGI
MUTIARA PUJAAN BANGSA

 

 

Lagu yang ditulis oleh almarhum Iskandar ini kembali bergaung,saat tadi pagi menerima kabar bahwa penyanyi lagu syahdu itu Andi Meriem Mattalata telah berpulang kerahmatullah.Terbayang bayang lagi paras Andi Meriem yang memang cantik rupawan.Yang membuat banyak pemusik di era 70-an menorehkan lirik melengkapi lagu yang diperuntukkan untuk Andi Meriem Mattalatan yang berasal dari Selatan Sulawesi itu.
Sam Bimbo menyenandungkan lirik Jauh memandang arah Ujung Pandang dikau kujelang,kasih tersayang.Guruh Soekarno Putera menulis lagu :Januari Kelabu” yang dinyanyikan Trio Bebek dengan lirik :
Aku sayang padamu
Mengapa tak kau sadari hal itu
Telah lama sayang padamu
Apa yang harus kulakukan
Oh semuanya telah kuikhtiarkan

Bahkan terbetik pula kabar bahwa lagu “Smaradhana” yang ditulis Guruh untuk proyek eksperimental Guruh Gipsy itu liriknya pun sesungguhnya bertutur tentang rasa asmara yang meluap Guruh terhadap Andi Meriem.Wallahu Alam !.
Saat itu memang belum ada infotainment.Kita hanya bis mereka reka berita berita yang diluncurkan media cetak tentang dekatnya Andi Meriaam Mattalatta dengan Sam Bimbo atau Guruh Soekarno Putera.
Dan pertanyaan pertanyaan semacam itu pun pupus manakala di tahun 1979 gadis kelahiran Makkasar 31 Agustus 1957 dengan nama Andi Siti Meriem Nurul Kusuma Wardhani Mattalatta ternyata dipersunting oleh Ir Bambang Hertasning,putera dari Hertasning.mantan Duta Besar RI di Singapore.
Sungguh Mer adalah wanita beruntung.Karena selain dianegerahi wajah rupawan.Perangai yang santun.Dia pun memiliki suara yang indah,lembut,jernih dan bening.
Bakat menyanyinya itu pun terbukti saat berhasil menjuarai beberapa lomba nyanyi di Ujung Pandang. Antara lain pada tahun 1968 juara II Pop Singer se Kotamadya Ujung Pandang, lalu di tahun 1970 meraih juara Pop Singer se kotamadya Ujung Pandang, 1971 juara Pop Singer se Kota-madya Ujung Pandang dan juara I kontes lagu-lagu
populer RRI Nusantara I Ujung Pandang. Tahun 1971 juara III
kontes lagu-lagu populer tingkat Nasional di Jakarta.Tahun 1973 kembali ikut
Festival Pop Nasi,onal di Jakarta.Tahun 1975 Mer ikut lomba Bintang Radio Se Indonesia.Masih banyak ajang kompetisi yang diikutinya.Puncaknya adalah ketika Andi Meriem Mattalatatta dikirim ke World Popular Song Festival yang berlangsung di Budokan Hall Tokyo Jepang membawakan lagu karya Elfa Secioria Ridwan dan Ferina Zubeir “Randu”.Walau pun tak menang,tapi membuktikan bahwa performance Mer bisa dianggap berkelas.
Selain paras cantik,sesungguhnya yang pantas dicatat adalah karakter vokal Mer yang lembut tapi tak berkesan lemah.Mer menyanyikan lagu lagu dengan konotasi melankolik tapi tidak mendayu dan tidak meratap-ratap.Saya sejak awal selalu membandingkan kua vocal Mer ini dengan karakter vokal Diana Ross atau Barbra Streisand.Kedua penyanyi Amerika ini selalu melumuri penampilan dengan lagu bertempo lambat hingga medium,tapi tidak terjebak dalam kecengengan yang annoying.
Saya masih ingat di sekitar tahun 1975 Mer tampil di acara Kamera Ria TVRI dan dia dengan penghayatan yang tepat menyanyikan lagu “Do You Know Where I’m Going To” nya Diana Ross yang diangkat dari soundtrack film “Mahogany”.Kemudian saat tampil di TVRI,Mer menyanyikan lagu “I Love This Mouch” Maggie MacNeal,penyanyi perempuan asal Belanda yang cukup ngetop lagunya di paruh era 70-an.
Suara dan penampilan Mer memang elegan dan classy.Tak heran jika banyak pemusik berbakat di negeri ini yang menawarkan kolaborasi dengan Mer.Di langkah awal karirnya pada tahun 1975 pemusik Iskandar yang kemudian menjadi pembimbing dalam seni suara Mer,menuliskan lagu “Mutiara Dari Selatan” dan dinyanyikan Mer dengan syahdu pada album “Pop In Gold”.Setelah itu muncullah nama nama seperti A.Riyanto,Ireng Maulana hingga ke pemusik yang kerap nongkrong di Pegangsaan seperti Chrisye,Yockie Suryoprayogo,Fariz RM,Eros Djarot ,Harry Sabar termasuk Guruh Soekarno Putera yang kemudian menuliskan khusus lagu “Bulan Tolonglah Beta” untuk Andi Meriem Mattalatta.Mer juga menyanyikan lagu karya Albert Warnerin gitaris grup Bandung Giant Step hingga biang jazz Bandung Elfa Secioria.
Kepergian Andi Meriem Mattalatta dini hari tadi 5 Juni 2010 merupakan kehilangan besar bagi khazanah music Indonesia.
Selamat Jalan kak Mer

1.Pop In Gold (YMI 1975)
2.Vol 2 (Musica Studios 1976)
3.Vol 3 (Musica Studios 1977)
4.Vol 4 (Musica Studios1978)
5.Vol 5 Di Kesayuan Bulan rawan (Musica Studios 1978)
6.Bahtera Asmara (Musica Studios 1979)
7..Cinta Yang Hitam (Musica Studios 1980)
8.Bimbang (Musica Studios 1981)
9.Hasrat (Musica Studios 1982)
10.Aku dan Asmara (Musica Studios 1983)
11.Janji (Musica Studios 1984)
12.Emansipasi (Musica Studios 1984)
13.Nuansa Biru (Musica Studios 1985)
14.Asmara Membara (Olympindo 1986)
15.Rela (Swasembasa 1986)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s