Terdampar di tahun 1969

Posted: Januari 5, 2011 in Uncategorized

Jam 17.00 WIB di pelataran depan Grand Hyatt Ballroom Thamrin Jakarta Sabtu 12 September kemarin terlihat berduyun duyun manusia,pria dan wanita,berdandan aneh.Tak lazim.Berbusana kasual.Kemeja motif kembang kembang.Celana cutbray menggerai lantai.Di pintu masuk penerima tamu membagi bagikan kalung plastik berlogo simbol perdamaian serta ikat kepala warna warni ala gipsy.Pemandangan ini memang mengingatkan kita pada gerakan hippies atau flower geneartion di era akhir dasawarsa 60-an.Atau lebih tepatnya di tahun 1969.Saat itu acar musik akbar paling fenomemal selam 3 hari pada tengah Agustus.
Di tahun 1969 juga astronot Amerika berhasil menjejakkan kaki di bulan.Di tahun 1969 tercatat peristiwa kriminal paling brutal,sebuah pembantaian atas nama ritual yang dilakukan Charles Manson.Di tahun 1969 beredar film tentang kaum gay “Midnight Cowboy”.Di tahun 1969 The Beatles diambang perpecahan,sempat melakukan konser diatas atap gedung Apple.Di tahun 1969 konser gratis Rolling Stones di Altamont menelan korban jiwa.Di tahun 1969,kaum muda serempak menggelar kontra budaya,melawan kaum tua yang konotatif dengan anti establishment.
Tampaknya semangat era 69 itulah yang ingin dibangkitkan oleh Johannes Soerjoko,pendiri dan pemilik perusahaan rekaman Aquarius.Di tahun 1969, pemuda yang akrab dengan panggilan Ook ini ,nekad merintis usahanya dibidang musik.Dia memperbanyak rekaman rekaman artis musik barat dari bentuk piringan hitam ke dalam kaset.Uasahanya ini dengan cepat menjalar dan berbuah sukses.Saat itu negeri ini baru saja mengalami peralihan dari rezim Orde Lama ke Orde Baru.Katup budaya international yang dicurigai kaki tangan kapitalis memang dibekukan pada era Bung Karno,lalu terkuak lebar saat Orde Baru memerintah pada akhir era 60-an.
Soerjoko memang ingin menapaka tilas sejarah perusahaan yang dibentuknya.Saat itu Aquarius dan perekam perekam lainnya memang melakukan sesuatu yang bertentangan dengan Hak Cipta.Tapi toh Pemerintah kita yang tidak ikut dan belum memberlakukan Konvensi Hak Cipta Bern seolah merestui hal yang sebetulnya ilegal.Masa kejayaan para perekam Barat ini pun akhirnya harus bertekuk lutut pada tahun 1987 disaat Bob Geldof melakukan somasi terhadap pemerintah kita karena pertunjukan dana kemanusiaan yang digagasnya pada Juli 1985 dibajak sejumlah perekam kaset Barat.Sebagai catatan,ternyata Aquarius tak turut serta memperbanyak rekaman Live Aid.Tapi sejak tahun 1988 mulailah diberlakukan Hak Cipta atau Copyright.Aquarius mualilah berbisnis secara legal dengan menggandeng Warner dan EMI sebagai investor dalam industri rekaman di Indonesia.Aquarius pun mulai memfokuskan juga produksi album lokal,meskipun sebetulnya sejak tahun 1975 Aquarius dengan sub-label Pramaqua (berkongsi dengan radio Prambors Jakarta) telah merilis album Noor Bersaudara (1975) dan God Bless (1976).
Rentetan napak tilas 40 tahun Aquarius itu pun terlihat sabtu malam kemarin dalam pameran berupa poster poster,turntable,piringan hitam dan pernak pernik lainnya serta para undangan yang memang telah diberi dress code berupa atribut flower’69.
Setelah berbuka puasa,acara ulang tahun Aquarius yang ke 40 itu pun dibuka dengan penampilan Grasshopper Band yang antara lain didukung para pemusik yang hidup di era akhir 60-an dan 70-an yaitu Moteh Mokoginta (The Disc) atau Eddy Radjab (Yeah Yeah Boys).
Lagu pertama yang dilantunkan adalah Aquarius dari musicalplay “Hair” yang dulu dipopulerkan The 5th Dimensions.Lagu ini juga yang menginspirasikan Soerjoko untuk memberi nama perusahaannya dengan nama Aquarius.Sebuah lagu dengan muatan filososfis yang tinggi :

When the moon is in the seventh house
and Jupiter aligns with Mars
Then peace will guide the planets
And love will steer the stars
This is the dawning of the age
of a Aquarius, the age of Aquarius
Aquarius, Aquarius
Harmony and understanding
Sympathy and trust abounding
No more falsehoods or derisions
Golden living dreams of visions
Mystic crystal revelation
and the minds true liberation
Aquarius, Aquarius
When the moon is in the seventh house
and Jupiter aligns with Mars
Then peace will guide the planets
And love will steer the stars
This is the dawning of the age
of a Aquarius, the age of Aquarius
Aquarius, Aquarius

Malam itu Grasshopers oleh Soerjoko diwajibkan membawakan lagu lagu yang ngetop di tahun 1969,mulai dari “Aquarius” (The 5th Dimensions),”Everyday People” (Sly & The Family Stones),”Sugar Sugar” (The Archies).
Bahkan artis artis yang berada dibawah naungan Aquarius diharuskan pula menyanyikan lagu lagu era 1969.”Saya sebetulnya gak tahu dan kenal lagu yang harus saya bawakan” ujar Bunga Citra Lestari yang diharuskan membawakan lagu milik Bobby Gentry “I Never Fallin In Love Again”.Tapi diluar dugaan,BCL ternyata mampu menyanyikan lagu ini dengan baik.Begitupula ketika Agnes Monica,yang sedang duduk di kursi roda karena mengalami kecelakaan beberapa waktu lalu,dengan ekspresif menbawakan lagu milik duo Simon Garfunkel “Bridge Over Troubled Water”.Pengakuan yang sama dilontarkan Melly yang juga mengaku tak pernah mendengar hits milik Roberta Flack yang dilantunaknnya dengan bagus “Fist Time Ever I Saw Your Face”.Iman J-Rock menyanyikan “Venus” nya Shocking Blue.Atau Once yang secara mengagumkan menbawakan lagu The Beatles “With A Little Help From My Friend” dalam versi Joe Cocker,saat lagu ini dibawakan Cocker di Woodstock ’69.Once yang didampingi Yudha,mantan gitaris Romeo kembali menuai aplaus hadirin saat menyanyikan “Come Together” nya The Beatles.Dodo,vokalis Cinnamon secara luarbiasa juga mampu menghayatilagu “Lay Down”(Candles In The Rain” yang dipopulerkan Melanie pada tahun 1970.”Lagu ini memang bukan pada tahun 1969,tapi liriknya bertutur tentang Woodstock 1969, rasanya masih related lah” ucap Soerjoko.

lay down lay down, let it all down
let your white birds smile up at the
ones who stand and frown
lay down lay down, let it all down
let your white birds smile up at the
ones who stand and frown*
we were so close, there was no room
we bled inside each others wounds
we all had caught the same disease
and we all sang the songs of peace

so raise the candles high cause if you
don’t we could stay black against the night
oh raise them higher again and if you
do we could stay dry against the rain

Tantowi Yahya yang berperan sebagai MC pun membawakan lagu era 1969 milik Creedence Clearwater Revival “Bad Moon Rising”.
Lalu sebuah jam session yang terdiri atas Once,Bunga Citra Lestari,Memes,Dewiq serta Pay BIP,Ian Antono,Sandy PAS Band dan Abadi Soesman bersama Grasshoopers membawakan salah satu hits The Rolling Stones di tahun 1969 “Honky Tonk Women”.

Napak tilas yang disajikan Aquarius semalam memang membekas.Dia terbentang bagai lembaran sejarah yang terkadang memang tak bisa diketahui oleh generasi sesudahnya secara komplit

Jam Session : Pay BIP,Yudha,Once,Memes,Bunga Citra Lestari,Dewiq dalam lagu “Honky Tonk Women”
Ian Antono,gitaris God Bless.Grup rock pertama yang dirilis Aquarius pada tahun 1976
Once membawakan 2 hits The Beatles With A Little Help From My Friend dan Come Together
Denny Sakrie dan boss Aquarius Johannes Soerjoko
Addie MS dan Denny Sakrie : hippies lokal
Pay Burman

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s