This Is It – Michael Jacksons

Posted: Januari 5, 2011 in Uncategorized

Film “This Is It” dibuka dengan beberapa testimony dari peserta audisi penari latar Michael Jackson yang dating dari berbagai belahan dunia.Dari introduksi sekelumit ini setidaknya ingin memperlihatkan bagaimana rumitnya persiapan pertunjukan seorang Michael Jackson.Meskipun demikian,MJ tetap memberi tuntunan terhadap seluruh pendukung acara.Dia seringkali terlibat diskusi dengan Kenny Ortega,sutradara konser “This Is It”.Terlihat jelas MJ menguasai secara detil seluruh materi pertunjukan mulai dari music,bagan lagu hingga koreografi tariannya.Dia tak sekedar megastar yang memercikkan arogansi.Tapi MJ berusaha dekat dengan seluruh pendukung konsernya.Rehersal “This Is It” dijalaninya dengan tekun dan penuh kesabaran.”That’s why we’d rehearsal” kata MJ kepada para dancers,pemusik ,penyanyi latar dan pendukung lainnya.
Ini bisa jadi pelajaran menarik bagi praktisi dunia hiburan kita.Bahwa dengan pamor kebintangannya MJ adalah teman yang baik yang menegur pendukungnya dengan welas asih.Kalimat seperti “All with love”,”God bless you” dan sejenisnya meluncur dari mulutnya.Ketika gitaris wanita Orianti Panagaris tampil solo pada lagu “Beat It” dan “Black Or White”,MJ mengajaknya maju ke tengah panggung seraya berkata :”It’s time for you to shine”.Sebuah kalimat yang membesarkan semangat tentunya.
“Wanna Be Startin’ Somethin” dari album Thriller adalah rehearsing pertama yang terpampang dalam “This Is It”.MJ menguasai segalanya.Dia menghitung sequencing antara gerakan koregrafi dengan sinkopasi music pengiring.Dia juga menguasai bloking termasuk harmoni vocal yang dilantunkan penyanyi latar.
Pada saat membawakan “Jam”,para penari latar dilontarkan dari bawah panggung dengan menghitung ketepatan pada beat dan birama lagu.Ini jelas pekerjaan yang butuh konsentrasi tinggi dan kesabaran.Semuanya berhasil terlampaui dengan ketekunan dan kesabaran MJ.
Bagi MJ penonton adalah raja.Dia ingin penonton menikmati pertunjukannya secara prima.”Musik yang kalian mainkan harus tak berbeda dengan yang mereka dengar melalui album” ungkap MJ lirih.Menyelaraskan tempo lagu “The Way You Make Me Feel “ terlihat a lot antara MJ dan Michael Bearden sang pemain keyboards.
Contoh lain,bagaimana MJ mengarahkan Kenny Ortega dan band pengiring saat menyanyikan lagu “Human Nature” ,yang diawali dengan sebuah a capella,lalu masuk suasana akustik dan perlahan masuk dengan iringan band secara penuh.
Ketekunan MJ juga terlihat saat memberikan aba aba untuk penyanyi latar dan pemusik pengiringnya.MJ menghitung semuanya dengan akurat.Dia menguasai peralihan birama dengan tepat yang kemudian disinkronisasikan dengan gerakan tari.
Belum lagi saat menyatukan antara gerakan gerakan di panggung dengan imbuhan adegan film yang telah dipreparasikan seperti pada lagu “Smooth Criminal” dan “ Thriller” yang tetap menghadirkan voice over dari actor film horror legendaris Vincent Price.
MJ betul betul “mengayomi” seluruh pendukung konsernya.MJ bahkan mengakui kesalahannya sendiri dihadapan para pendukungnya.Ketika alat pendengaran yang dikenakannya di kuping terasa kekencangan saat merehearsal lagu “Shake Your Body To The Ground”,MJ mengekspresikan kekesalannya tidak dengan marah marah.
“He’s a good guy” kata drummer Jonathan Moffet,yang telah mengiringi MJ sejak tahun 80-an.Bahkan di ujung film ini Kenny Ortega menyebut suasana reherseal seperti gereja,karena keteduhan MJ mengendalikan ritme rehearsal.Sebuah pelajaran berguna untuk pelaku industri hiburan

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s