Titi DJ Tak Sekedar Bersenandung

Posted: Januari 25, 2011 in Konser

Titi DJ dan Geisha

Titi DJ akhirnya membuktikan bahwa dia adalah Diva sejati.Predikat itu pantas disemat untuknya.Masih segar dalam ingatan ketika memasuki awal era 2000-an terjadi inflasi istilah diva,yang celakanya berbuntut kesalahkaprahan.

Bayangkan saat itu media-media  dengan seenaknya menyematkan istilah Diva ke penyanyi siapa saja .

Dengan konser tunggal Swara Sang Dewi yang dipentaskan dari tanggal 20 hingga 23 Januari yang terdiri atas 7 pertunjukan itu di Teater Jakarta Taman Ismail Marzuki ,Titi DJ membuktikan bahwa dia adalah diva.

Selain mementang perjalanan karir musiknya sejak dari tahun 1985,di konser yang dikemas megah ini Titi DJ ingin menyusupkan pesan-pesan lingkungan.Menariknya,tema lingkungan yang dipancangkan Titi bukan sekedar slogan atau pamflet kosong belaka.Karena tanpa banyak diketahui orang banyak,Titi sesungguhnya telah melakukan disiplin lingkungan di kediamannya sendiri.Titi DJ bukanlah pejabat yang berkoar-koar  tentang perlunya menjaga lingkungan,tapi penebangan hutan secara liar malah seperti tak terlihat mata.

Saya kebetulan sempat dua kali nonton pertunjukan tunggal Titi DJ,di hari pertama 20 Januari dan hari kedua 21 Januari.Suasana hijau dan sejuk telah menerpa penonton saat memasuki pintu masuk Teater Jakarta yang berlokasi di Taman Ismail Marzuki itu.Rasa ingin tahu pun menyerang benak saya.Seperti apa pesan lingkungan yang ingin dituturkan Titi DJ dalam konser yang di satu sisi ingin memperlihatkan portfolio karir musiknya itu.

Pertunjukan yang dikuakkan sekitar jam 20.15 itu sejenak membuat penonton terhenyak dengan scoring yang ditata Andi Rianto.Agak muram,gloomy,dengan jejalan orkestra yang lamat-lamat tapi penuh daya.Dikegelapan terlihat Titi DJ berpakaian yang pekat,berkalung rangka tengkorak serta topeng tengkorak yang ditaruh di ubun-ubun sambil memeluk tengkorak nyang lunglai terkulai.Di kiri kanan,Titi DJ ditemani tengkorak-tengkorak yang saling menggeliat,seperti merasakan penderitaan akibat hancurnya bumi akibat ulah manusia sendiri.

Pesan pesan beratmosfer lingkungan pun berseliweran dalam layar .Andi Rianto dan Magenta Orchestra pun memainkan overture yang merunut highlight karya-karya Titi DJ selama ini.Bahkan tak sekedar overture belaka.Titi DJ malah merangkai-rangkai lirik-lirik lagunya menjadi sebuah pesan lingkungan hidup.Mulai dari mencuplik lirik  “Salahkah Aku” (Rully Chaerudin & Adelansyah) yang pernah menjadi finalis LCLR Prambors 1990 :”Salahkah aku bila ingin……..”,di bait lain Titi mencuplik lirik lagu “Potret” (Indra Lesmana dan Mira Lesmana) :”Namun kini tinggal tanya….dimana mereka.Aku bertanya kemana mereka ?” hingga lagu “Stop” karya Dewiq.

Sebuah gagasan yang unik.Pesan tema lingkungan menjadi cair dihadapan penonton yang memang ingin mnyimak sebuah hiburan.Good point.Karena sejak awal sebelum nonton,saya bertanya-tanya jangan jangan konser ini aku dipenuhi slogan lingkungan hidup yang nyinyir dan menggurui.

Untunglah Titi DJ dan timnya sudah memahami hal itu.Titi DJ bahkan menyapa penonton dengan luwes dan bercanda.Di menit-menit awal introduksi,konsep acara ini patut diacung jempol.Karena harus diakui memang tak mudah membaurkan pesan lingkungan dalam konser pop bernuansa glamour.

Tapi sayangnya setelah itu ritme acara jadi tidak fokus.Tak ada intermission.Saling lepas  dan tak punya keterkaitan.Lebihb cenderung sebagai variety show yang dikemas megah.Padahal dari introduksi awal tadi,sebetulnya konser Swara Sang Dewi ini bisa dikonsep secara konseptual.

Tak berlebihan jika,saya berharap acara konser Titi DJ ini perlu sentuhan seorang sutradara yang menjahit keping-kepingan segmen acara menjadi satu kesatuan yang utuh dan tetap menghibur. Kelemahan konser ini juga terasa pada sequencing antar lagu yang banyak menimbulkan jeda.Jika diibaratkan sebuah film,nilai terlemah di acara ini adalah “editing”.

Makanya saya merasakan perlu penanganan dari seorang director, bukan sekedar show director belaka.

Namun diluar itu,semua Titi DJ memperlihatkan kemampuan luar biasa sebagai seorang penyanyi.Bayangkan,stamina Titi tak pupus sedikit pun.Ingat Titi Dj telah berusia paruh 40-an.Kontrol vokal-nya terjaga. Dan ini dilakukannya dalam 7 kali pertunjukan.

Fleksibilitasnya berkolaborasi dengan penyanyi dari berlapis era dan usia juga merupakan sesuatu yang pantas digaris bawahi.Dalam konser ini Titi DJ berduet dengan ikon penyanyi solo wanita 80-an Diana Nasution hingga berduet dengan Ello,Mike Mohede,Marcell Siahaan,Ungu,The Dance Company,Geisha dan Sherina.

Bersama Ovy/rif sang suami yang memetik gitar Titi DJ pun menyanyikan sebuah lagu baru “Tak Ada Ujungnya”.

Titi DJ pun memberian peluang kepada sederet penyanyi untuk menafsirkan lagu-lagu hitnya.”Saya ingin memberikan kesempatan kepada penyanyi lain untuk bagaimana merasakan menjadi seorang sang dewi “ tuturnya bercanda.Lalu muncullah Rossa,Cindy Bernadette hingga Dewi Gita yang menafisirkan lagu karya Titi DJ “Sang Dewi” dengan karakter masing-masing.

“Jika menjaga lingkungan ada recycle atau daur ulang,maka saya pun mendaur ulag karya-karya senior kita” ujar Titi di panggung.Mengalunlah lagu-lagu yang ngetop di era 70-an , 80-an dan 90-an  seperti “Malam Yang Dingin” (1976) karya Minggoes Tahitu,”Jangan Biarkan” karya almarhum Hanny Tuheteru dan “Dasar Lelaki” karya almarhum Melky Goeslaw dan “Tak ‘Kan Ada Cinta Yang Lain” karya Dhani Ahmad.

Pertunjukan berdurasi 2 jam ini berakhir lewat lagu “Salahkah Aku” yang dinyanyikan dalam setting berbentuk hutan hijau ala film “Avatar” nya James Cameron.

Proficia Titi DJ !

Setlist

1.A Lotta Love

2.Bahasa Kalbu

3.Bintang Bintang

4.Dasar Lelaki

5.Dunia Boleh Tertawa

6.Ekspresi

7.Engkau Laksana Bulan

8.Potret

9.Galau

10.Hanya Cinta Yang Bisa

11.Jangan Berhenti Mencintaiku

12.Jangan Biarkan

13.Kala Senandung Itu Pergi

14.Keresahanku

Foto:Widianti Kamil

Titi DJ dalam Swara Sang Dewi di Teater Jakarta TIM

Komentar
  1. […] This post was mentioned on Twitter by DWI ⚡ PUTRANTO, Denny Sakrie. Denny Sakrie said: Tentang konser @ti2dj https://dennysakrie63.wordpress.com/2011/01/25/titi-dj-tak-sekedar-bersenandung/ […]

  2. tariftelpon mengatakan:

    salam dari blog sebelah…

    keren bajunya kayak ada effect 3D

    ——————–
    mau tau tarif operator yang ajruk-ajrukan
    http://tariftelpon.wordpress.com

  3. ratih mengatakan:

    salut u mba titi..suxes truz y…love u..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s