Java Jazz Menghidupkan Jazz

Posted: Februari 16, 2011 in Uncategorized

Carlos Santana

Benny & Barry Likumahuwa (Foto Kompas)

Jopie Reinhard Item

Oele Pattiselanno

Indra Aziz

Syaharani Queenfireworks (Foto Yudhi Mahatma)

Oleh Denny Sakrie

Tahun 2011 ini ajang  Jakarta International Java Jazz Festival telah memasuki tahun penyelenggaraan yang ke tujuh.Ini tentunya merupakan torehan prestasi  yang luar biasa.

George Benson

Pertama,yang pantas dicatat  adalah kontinuitas yang menjelma dari tahun ke tahun sejak digagas pertamakali pada tahun 2005.Kedua,dinamika dari line up artis yang tampil memperlihatkan sebuah keseimbangan antara yang beraura apresiatif dan hiburan . Ketiga,adanya peningkatan dalam grafik jumlah penonton yang datang dari tahun ke tahun.Setidaknya ketiga hal yang terpapar diatas juga menyiratkan bahwa event jazz yang digagas Peter F Gontha ini mampu memintal benang-benang idealisme dan komersialisme secara padan dan padu. Sudah barang tentu  hal  juga ini merupakan konsekuensi logis dalam kredo berkesenian dengan skala industri.

Sebuah karya seni apresiatif toh tetap membutuhkan pasangan yang lebih pragmatis,walaupun wacana semacam ini selalu mendapat tentangan dari kaum purist yang selalu merasa terinjak-injak harkat berkesenian dengan menyusupnya kadar pop yang harus diakui justeru lebih meriah dan berwarna.

Bersandingnya seni secara apresiatif dan seni secara industrial ini justeru membuat musik jazz yang kerap teraliansi ini menjadi lebih berkembang di masyarakat.Lihatlah crowd yang jelas terpampang disaat event Jakarta International Java Jazz Festival ini digelar seperti sebuah pilgrimage yang sakral.Ini menarik,terlepas dari apakah crowd itu semuanya betul-betul memahami jazz atau tidak,karena event jazz yang kini masuk agenda jazz dunia ini lama kelamaan akan tumbuh sebagai habit yang berkesinambungan.

Pengaruh yang terasa adalah tumbuh kembangnya grup-grup jazz di Indonesia.Mereka tak hanya sekedar tumbuh tapi menyeruak untuk menghidupkan jazz serta sebaliknya jazz menghidupi mereka. Sekarang ini event event jazz banyak bertebaran dimana-mana.Bukan lagi berpusat di Jakarta atau Bandung misalnya,tapi beringsut ke kota-kota seperti Riau,Batam,Medan,Bali, Yogjakarta,Solo,Malang, Makassar hingga Ambon.Pemusik pemusik jazz yang berada diluar Jakarta ini pun pada setiap penyelenggaraan Jakarta International Java Jazz Festival selalu tampil memperlihatkan kreativitsnya dalam menginterpretasi jazz.Jazz beratmosfer Indonesia bukan lagi sekedar wacana tak bertepi lagi.Tak sedikit yang menggali bentuk musik tradisional yang kemudian disbanding dengan ruh jazz.

Walaupun akselerasi jazz tak sehebat musik pop, namun karya-karya pemusik jazz Indonesia pun mulai banyak bertebaran dalam berbagai rekaman-rekaman jazz.Para pemusik jazz Indonesia mulai terpicu untuk mendokumentasikan karya-karyanya dalam bentuk rekaman.Beberapa rekaman jazz pemusik Indonesia bahkan disambut antusias oleh masyarakat musik internasional.Misalnya album  album dari Indra Lesmana,Aksan Sjuman,Dewa Budjana,Balawan,Tohpati Ethnomission,Simak Dialog,Krakatau,Dira Sugandi dan masih sederet panjang lainnya.

Gagasan chairman Peter F Gontha  yang berupaya menggabungkan pemusik jazz Indonesia dan mancanegara dalam sebuah kolaborasi yang sinergik pada setiap event Jakarta Internasional Java Jazz merupakan terobosan yang pada akhirnya lebih memperkaya referensi khazanah musik jazz kedua belah pihak.Ini adalah simbiose mutualisme yang patut diberi acung jempol.

Dengan tetap bergaungnya Jakarta International Java Jazz Festival ini tanpa disadari memang berdampak positif bagi eksistensi musik jazz di Indonesia .Event jazz berskala internasional ini tak lagi sekedar hura-hura jazz belaka tapi lebih tetap jika disebut sebagai sebuah pemberdayaan dan sebuah upaya menghidupkan jazz.

Denny Sakrie,pengamat musik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s