45 Menit Bersama Nathan East

Posted: Maret 8, 2011 in Uncategorized


Karena saking seringnya Nathan East bermuhibah ke Jakarta,dia sampai lupa sudah berapa kali sebetulnya Nathan bermain disini.”Saya pertamakali ke Jakarta bersama Phil Collins di sekitar tahun 1995 atau 1996” ungkap Nathan East yang diwawancara eksklusif oleh Rolling Stone sabtu 5 Maret 2011 bertempat di Gedung Yamaha Music Foundation di Jalan Gatot Subroto Jakarta selama 45 menit.

Wawancara dengan Nathan East kian seru karena sambil memutar playlist lagu-lagu bernuansa funk seperti “Soul With The Capital S” dan “What A Hip” milik Tower of Power hingga “Play That Funky Music” nya Wild Cherry.

Ketika mendengar salah satu lagu era Motown berkumandang,spontan Nathan East yang murah senyum dan humble ini berteriak :”Itu yang main bass adalah James Jamerson,bassist favorit saya”.

DS : Bagaimana komentar anda tentang Java Jazz semalam saat Fourplay tampil ?

NE : Wow….penonton Indonesia memang sangat responsif.Mereka tahu banyak lagu dan musik.

Ini yang membuat saya seneng jika diundang main ke Indonesia.Saya masih ingat ketikaPhil Collins kian bersemangat karena penonton merespon konser dengan meriah danspontan.I love this country

DS  : Apa komentar anda tentang masa depan musik jazz ?

NE  : Musik jazz selalu tetap ada.Festival jazz diseluruh dunia semakin banyak termasuk Java Jazz yang rasanya sudah sejajar dengan festival jazz dunia lainnya.

DS  :  Semalam Fourplay bawain lagu dari album baru ?

NE  :  Ya kami bawain beberapa lagu baru.Dan penonton pun meski belum mengenal secara utuh tetap merespon kami.

DS  :   Apa perbedaan Fourplay dengan masuknya Chuck Loeb sebagai gitaris ?

NE  :   Chuck bermain lebih progresif.Tapi tetap nyambung dengan konsep musik Fourplay.

DS  :   Ada masalah apa dengan para gitaris dalam Fourplay ? Kenapa Lee Ritenour keluar ?Begitu juga Larry Carlton ?

NE  :  Biasanya ego gitaris itu sangat tinggi.Dan kami bertiga telah memakluminya.Lee Ritenour mulai sibuk dengan perusahaan rekaman yang dia bentuk.Lee sibuk dengan banyak proyek.Larry lebih konsentrasi ke solo album.Dan akhirnya kami ajak Chuck Loeb.

DS  :  Kenapa anda tak pernah bersolo karir ?

NE  : Well,mungkin saya terlalu sibuk sebagai session musicians,dengan berbagai proyek.Jugabagi waktu dengan keluarga.

DS : Tapi kenapa tidak berniat menjadikan salah satu kesibukan anda itu menjadi kesibukan bersolo karir ?

NE  : (Tersenyum…diam sejenak).Mungkin karena saya menganggap Fourplay itu bisa dianggap sebagai solo karir saya ha ha ha ha  .

DS  : Lalu kenapa juga ikut bergabung dengan Toto ?

NE  : Semua personil Toto adalah sahabat lama.Seingat saya kita sudah bersahabat sejak mendukung rekaman Boz Scaggs di akhir era 70-an.Jadi ya saya terima saja ajakan bergabung diToto.Lagi pula di Toto ada sobat saya Greg Phillinganes.

DS   : Bagaimana menurut anda tentang industri musik secara digital ?

NE   : Itu merupakan konsekuensi kemajuan teknologi yang mau gak mau harus kita terima.Anak saya mencari lagu di iTunes.Mereka pake iPod dan saya tak bisa menghalangi.Walaupun jujur saya tetap merindukan jaman ketika saat menyimak sebuah rekaman kita.Membolak-balik sleeve cover album.Liat artworknya,baca liner note-nya dan seterusnya.Kita tidak bisa menghindari kemajuan teknologi .Dan saya selalu melihat sisi positifnya.

DS   : Sebetulnya apa musik yang anda sukai ?

NE   : Saya pasti bingung untuk menjawab.Karena saya menyukai dan memainkan segala jenis musik, rock,jazz,pop,folk dan banyak lagi.

DS    : Apa kiat anda saat memainkan berbagai jenis musik saat diminta mengisi rekaman di studio ?

NE   : Saya selalu open mind dan mengikuti pola yang sudah d

Bersama Nathan East dengan Yamaha bass (foto Putra Djohan)

Denny Sakrie dan Nathan East (foto Putra Djohan)

igariskan.Kemudian mainkan.Itu saja.

DS    : Kalo boleh tahu,sudah berapa lama ikut bermain bersama Eric Clapton…….?

NE   :  Wah…cukup lama juga.Sekitar 20 tahun.

DS    : Apa perasaan anda saat diminta bermain dengan sederet pemusik legendaris seperti George Harrison,Eric Clapton,Michael Jackson hingga Phil Collins ?

NE    : Saya merasa sangat tersanjung,karena mereka menghargai permainan musik saya.Kalo tidak pasti mereka tak akan mempercayai saya untuk mendukung mereka baik di panggungmaupun dalam rekaman.

Denny Sakrie

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s