Nyanyian Malam – Leo Kristi

Posted: April 23, 2011 in Uncategorized

Nyanyian Malam Leo Kristi

Suaranya memecah,membelah dan menggelegar.Terasa provoke.Berbalut musik akustik terutama gitar yang mengiringi kemana vokal Leo Kristi berkelok.Ada pukulan ritmik ibarat sebuah musik rakyat yang tengah bertalu.Diimbuh bunyi seruling serta recorder.Liriknya lugas.Kadang puitik.Dan mungkin juga hasil serapan dari kejadian faktuil yang merebak di tengah masyarakat yang majemuk.Tutur kata Leo Kristi di albumnya ini bagai seorang orator yang berbaur dengan seorang penyair .simak saja lirik Jabat Tangan Erat Erat Saudaraku :

Kalau cermin tak lagi punya arti
Hancurkan berkeping-keping
Kita berkaca di riak gelombang
Dan sebut satu kata : hakku

Bak tengah berorasi, kata-kata di atas diekspresikan dengan semangat menggumpal dan tangan mengepal. Dan, hanya satu sosok yang melakukannya di tengah musik pop Indonesia yang sarat gincu: Leo Kristi.

Leo Kristi memang meletup-letup. Dia adalah salah satu dari sedikit seniman musik negeri ini yang tetap konsisten dengan konsep musiknya yang berembel-embel ‘Konser Rakyat’.
Ini merupakan album keduanya setelah “Nyanyian Fajar” yang dirilis Aktuil Musicollections tahun 1976.
Menyimak senandung Leo Kristi dengan artikulasi yang jernih dan vibrato yang tegar, kita pada akhirnya mahfum ini merupakan sekelumit kesaksian.
Lalu Leo Kristi  pun meradang dalam Sulest Aegroti Suprema Lexest (SASL) :

Hei Tirani:

Dengan ujung senapan dan bayonet
Tak dapat kau penjarakan jiwa kami

Leo memang menempatkan dirinya sebagai penyaksi, bukan sebagai penggugat. Apa yang dilihatnya, apa yang dirasakannya, dan apa yang bergejolak dalam nadinya. Semuanya dituangkan dalam torehan lirik dan sebongkah nada.Dan, tampaknya Leo memang menikmati hidup sebagai seorang bohemian. Teman-teman dekatnya bahkan tak tahu atau tak bisa menebak kapan Leo Kristi akan berlabuh di suatu tempat. Gagasan-gagasannya bertualang kesana-kemari. Leo pun bersaksi dalam lagu :

Buih buih memercik di kiri-kanan
Buih buih memercik di kiri-kanan
Perahu jauh di kaki langit
Terbentang layarku
Kadang naik, kadang lurus
Dipermainkan oleh ombak

Suara Leo yang tegar dan menggelegar,diimbuh suara latar merdu dari Jilly dan Lita.
Album ini rasanya bakal mengisi ruang sanubari untuk berkontemplasi.

Tracklist

1.NYANYIAN MALAM
2 JERAMI
3 LAUT LEPAS KITA PERGI
4 NYANYIAN PANTAI
5 S.A.S.L (SULEST AEGROTI SUPREMA LEXEST)
6 DI ATAS SUKAPURA II
7 KERETA LAJU
8 JABAT TANGAN ERAT-ERAT SAUDARAKU
9 LANGIT MAKIN MERAH HITAM
10 MEMORIAL SUDIRMAN
11 TANAH MERAH IN MEMORIAM
12 HATI MUDA LEY LEY
13 SURABAYA
14 RODA PEDATI

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s