Ketika Rod Stewart menghitamkan aura musiknya

Posted: April 29, 2011 in Uncategorized

Dalam liner notesnya Rod Stewart menuliskan betapa dia sudah lama mengidam-idamkan untuk merekam kembali lagu lagu soul era 60-an hingga 70-an yang pernah menjadi music favoritnya saat bermukim di London Utara.Rod bertutur saat itu dengan radio transistor dia mendengarkan lagu-lagu era Motown itu melalui pirate radio seperti Radio Caroline dan Radio Luxembourg yang menyiarkan music dari pemancar radio yang berada di atas kapal dan berlabuh di lepas pantai.Rod berkata,saat itu dia seperti ingin menempelkan radio transistornya ke kupingnya.
Dan terbukti saat merilis album “Soulbook” ini Rod Stewart tersimak sangat khatam menyanyikan lagu bernafas soul tersebut.Simak lewat “My Cherrie Amour” nya Stevie Wonder yang riang.Di lagu ini Stevie Wonder bahkan menyusupkan tiupan harmonica kromatiknya yang khas dan melegenda itu . Rod Stewart pun menyanyikan lagu “You Make Me Feel Brand New” yang dulu sempat popular dengan dominasi aura falsetto oleh The Stylistics.Enam dari tracklist album ini yang berjumlah 13 lagu itu berasal dari era Motown Record,perusahaan rekaman kulit hitam yang berada di Detroit Michigan milik Berry Gordy Jr yang mencuat dengan segudang hits di seantero jagad.Lagu lagu andalan Motown seperti “Tracks of My Tears”,”Just My Imagination” ,”What Becomes of Broken Haerted” hingga “If You Don’t Know Me By Now” berkumandang melalui suara serak Rod Stewart.
Stewart juga mendaur ulang hits legendaris Sam Cooke “Wonderful World”,meski terasa tak seekspresif Cooke,tapi Stewart mampu menyelaraskannya dalam bentuk vocal yang tak terlalu dipaksakan.Bersama Jennifer Hudson,Stewart pun berduet menyanyikan “Let It Be Me” yang dipopulerkan Chuck Jackson dan Maxine Brown,sebelum kemudian lebih mencuat ketika dibawakan The Everly Brothers dalam bingkai pop yang catchy.
Setelah era kebintangan Rod Stewart lewat pada decade 90-an silam,Rod Stewart dengan jitu dan cerkas membuat sebuah upaya untuk survive di industri musik dengan memoles sederet lagu lagu standar dalam sequel “American Song Book” lalu berlanjut dengan meremake lagu-lagu pemuncak di era 70-an dalam “The Great Rock Classic Of Our Time” dan kini menghadirkan “Soulbook” yang secara bersamaan pula penyanyi kulit hitam Seal juga melakukan hal serupa yaitu menafsir ulang lagu-lagu soul legendaris.

Iklan
Komentar
  1. mukesh berkata:

    i love you friend

  2. arif berkata:

    kurang banyak tau ttg rod stewart, abis baca ini malah jd pengen nyari di utube 😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s