Irianti dan Aura Kebebasan Bermusik

Posted: Oktober 28, 2011 in Uncategorized

Sahabat saya Irianti Erningpraja merilis album baru.Saya terhenyak dan menyambut gembira.Karena akhirnya Anti,demikian panggilan akrabnya,telah memenuhi janjinya untuk kembali ke musik.Ketika saya dan Anti sama sama siaran Galeri Musik Indonesia di radio Trijaya di tahun 2005  saya acapkali menantang dia untuk kembali berkarya di musik.

Saya tahu Anti memang telah memendam rindu yang teramat dalam untuk kembali menulis lagu sekaligus menyanyikannya.”Waktunya belum tepat”  itu yang keluar dari mulut Anti.Industri musik,tampaknya  memang seolah mendiskriminasi peluang para pemusik yang telah memasuki ambang maturitas.Saya pun tak setuju dengan anggapan seperti itu,karena menurut saya musik yang baik dan bagus lahir bukan dari usia belia belaka.Setidaknya contoh itu pernah diperlihatkan almarhum Chrisye yang tetap tegak di industri musik walau sosoknya termasuk tak muda lagi.

Anti berontak,tak putus asa.Dia kembali menulis lagu.Tekadnya bulat ingin tampil lagi dipelataran musik persada tercinta.Tiga tahun dihabiskannya untuk mewujudkan impiannya menghasilkan sebuah album.Sekaligus ingin mematahkan mitos dan diskriminasi usia yang telah dipancangkan industri musik.”Saya ingin melakukan kebebasan dalam bermusik.Tapi tidak gegabah” ungkap Irianti.Tema kebebasan inilah yang menjadi benang merah karya cipta Irianti Erningpraja pada album yang berbalut tajuk “Project Bebas”.

Dalam lagu “Bebas” yang ditulisnya,Anti tampak ingin membebaskan diri dari kungkungan pembatas yang membelenggu.Simak petilan liriknya :

Aku ingin

Tak lagi tertekan

Mengikuti segala aturan

Yang tiada berguna

Hanya menyakiti hati

 

Bahkan dalam introduksi lagu ini pun Irianti mencuplik salah satu pidato legendaris tokoh kulit hitam Dr.Martin Luther King Jr yang menjejalkan prinsip kebebasan dalam harkat hidup manusia.Tampaknya Anti ingin menebalkan makna bahwa sesungguhnya manusia adalah makhluk bebas yang tak terikat dalam belenggu-belenggu yang justeru diciptakan oleh manusia itu sendiri.

002

Tak heran jika pada lagu “Bebas” yang beraura rhythm musik masakini itu,Anti menggamit rapper perempuan belia bernama Momeyz.

 Ekspresikan dirimu

Dalam setiap langkahmu

Bebaskan bicaramu

Tanpa batas batas waktu

Jangan malu malu

Tak perlu ragu ragu

 

Dalam Project Bebas ini Irianti Erningpraja melakukan kolaborasi dengan banyak artis musik lintas generasi.Mulai dari Andre Hehanussa,Sita Nursanti,Bonita,Ivy Erningpraja,Ngapz,Chewy,Ika Putri  hingga Momeyz.

Bersama Andre Hehanussa,Irianti melakukan duet pada lagu “Kasih” yang pernah menjadi hits Ismi Aziz pada tahun 1994.Lagu “Kasih” merupakan karya Irianti bersama Noam Kaniel dan Ron Kenan.Arransemennya mengalami perubahan dengan mengambil nuansa quiet storm beraksen romansa.

003

Album “Project Bebas” ini laksana rangkuman perjalanan karir Irianti Erningpraja di khazanah musik Indonesia sejak menorah prestasi sebagai finalis Festival Lagu Populer Indonesia di tahun 1983 hingga sekarang ini.

Konsep revisited atau kunjung ulang terhadap karya-karya terdahulu dilakukan Irianti tanpa harus berpihak pada kesan nostalgia.Anti tak sekedar member baju baru terhadap lagu-lagu lama karyanya,tapi memberi jiwa yang baru pula.Simak saja hits Anti “Ada Kamu” (1987) yang terasa lebih segar saat dinyanyikannnya berduet dengan Ika Putri.Begitu juga lagu “Mengapa Kau Tinggalkan Aku” yang ditulisnya bersama Andre Hehanussa pada tahun 1995 terasa lebih elegan saat dibesut ulang oleh pemusik belia Aldisyah Latuihamallo menjadi “MKTA”.

Simak pula lagu “Salamku Untuknya” (1983)karya Irianti dan Adjie Soetama  yang pernah menjadi finalis Festival Lagu Populer Indonesia 1983 lewat suara Vina Panduwinata kini dibawakan dalam bentuk trio yaitu Irianti Erningpraja,Sita Nursanti dan Bonita dengan harmonisasi vokal yang terjaga.

Begitupula saat Irianti membentuk trio vokal lain bersama pendatang baru seperti Chewy dan Melda lewat lagu baru yang ditulis Irianti bersama Aldisyah Latuihamalo dan Ferry bertajuk “Bolehkah”.Menarik pula untuk menyimak duet antara Irianti dan keponakannya Ivy Erningpraja dalam ballad bertajuk “Sesal”.

Irianti Erningpraja pun mengajak sederet pemusik belia untuk menata album ini seperti Aldisyah Latuihamalo,Joseph Jafar serta Yudhistira Arianto,Arief Kurniawan dsan Mecko Kaunang.

Dalam “Project Bebas” ini Irianti Erningpraja melakukan segalanya,mulai dari menulis lagu,lirik sekaligus menyanyikannya .Dimata saya Anti adalah salah satu  singer/songwriter terbaik dinegeri.

Kehadiran Irianti  Erningpraja dalam album “Project Bebas” ini seperti sebuah jembatan yang menyatukan tali silaturahmi lintas generasi musik Indonesia.

Anda pun bebas untuk menikmati karya Irianti Erningpraja ini.

Lupakan ini itu

Terbang bebas gapai semua mimpimu

Ditulis oleh Denny Sakrie,sahabat Irianti Erningpraja

Tracklist

1.Bebas (Irianti,Aldisyah Latuihamallo)

2.Tak Mau Sebentar (TMS) (Aldisyah,Vitri Zada,Irianti)

3.Kasih  (Noam Kaniel,Ron Kenan,Irianti)

4.Ada Kamu (Irianti,Elfa Secioria)

5.MKTA (Irianti Erningpraja,Andre Hehanussa)

6.Untukmu (Adjie Soetama,Budi Bhidun,Irianti)

7.Salamku Untuknya (Irianti Erningpraja,Adjie Soetama)

8.Separuh Cinta (Irianti Erningpraja)

9.Kunang Kunang (Irianti Erningpraja)

10.Bolehkah (Irianti,Aldisyah,Ferry)

11.Sesal (Irianti Erningpraja)

12.Kulupakan (Irianti Erningpraja)

Tulisan diatas adalah Press Release untuk album “Project Bebas” Irianti Erningpraja

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s