31 tahun berpulangnya John Lennon : Nothing Is Real

Posted: Desember 8, 2011 in Uncategorized

Setiap tanggal 8 Desember, seluruh penggemar band legendaris Inggeris The Beatles terutama John Lennon,menundukkan kepala dengan khusuk dan dalam. 31 tahun silam,8 Desember 1980 di New York ,John Winston Lennon,salah satu dari the Beatles jatuh tersungkur ke bumi setelah diberondong tembakan Special 38 yang digenggam penggemar beratnya Mark David Chapman.Lelaki  berusia 25 tahun asal Honolulu  Hawaii bertubuh gempal dengan kacamata yang memiripi milik mendiang John Lennon ini  melakukannya dengan sangat tenang.Dunia pop berkabung.Buyar sudah upaya reuni the Beatles yang kerap diupayakan banyak orang dengan berhembusnya nafas terakhir tokoh yang paling menyita perhatian publik sejak era akhir 60an dari kelompok The Beatles.

Dalam buku bertajuk December 8,1980 The John Lennon Died yang ditulis Keith Elliot Greenberg,peristiwa itu dituturkan dan diungkap dengan sangat rinci. Senin tanggal 8 Desember 1980  John Lennon bersama Yoko Ono ditempat bermukim mereka The Dakota Building tengah menanti fotografer Anne Leibowitz .Agenda hari itu adalah sesi pemotretan untuk cover  majalah Rolling Stone.

John dan Yoko memulai senin itu  dengan kegiatan sesi foto bersama fotografer Anne Leibowitz untuk majalah Rolling Stone pada jam 14.00 hingga 15.00 sore . Dalam wawancara terakhir untuk Rolling Stone,John Lennon berceloteh :” “I consider that my work won’t be finished until I’m dead and buried and I hope that’s a long, long time.”.Sebuah pernyataan yang berselimut firasat.

Jam 15.30 Anne Leibowitz yang sempat bersitegang dengan Lennon karena Lennon tetap gigih agar dipotret bersama Yoko Ono.Awalnya Leibowitz hanya menginginkan pose Lennon untuk Rolling Stone,namun Lennon bersikeras agar Yoko Ono berada disampingnya saat pemotretan.

Pemotretan untuk cover Rolling Stone oleh Anne Leibowitz,8 Desember 1980

Usai sesi pemotretan John dan Yoko bergegas ke studio rekaman Record Plant.

Langkah bergegas pasangan suami isteri dihadang oleh seorang penggemar The Beatles yang datang dari Hawaii ke New York khusus untuk bertemu dengan John Lennon, sang idola.

Tanda tangan John Lennon diatas cover vinyl “Double Fantasy” milik Mark David Chapman 

Mark lalu menyapa John :”John, mohon tandatangan disini” seraya menyodorkan  kover piringan hitam  album terbaru John Lennon “Double Fantasy” yang baru dirilis .”Sure,no problem” timpal John sambil menorehkan tandatangan di atas kover Double Fantasy dengan pulpen milik Mark David Chapman.

John Lennon menandatangani cover vinyl “Double Fantasy” milik Mark David Chapman 8 Desember 1980

John lalu melangkah ke dalam limousine .Yoko menanti dalam limo.Keduanya kemudian berlalu.Saat itu dalam pengakuannya Mark memang telah berniat ingin menghabiskan nyawa Lennon dengan pistol yang telah disiapkannya.Tapi niat itu urung dilakukannya.Mark merasa kecewa.Tapi memutuskan menunggu John Lennon  kembali ke apartemennya hingga malam menjelang.

John dan Yoko lalu bertandang ke studio rekaman Record Plant  untuk menyelesaikan rekaman Yoko Ono bertajuk “Walking On Thin Ice”.Usai berkutat di studio,keduanya berniat untuk makan malam bersama tapi batal dan limousine kemudian mengarah ke The Dakota Building.Saat Yoko dan John turun dari mobil,Mark David Chapman pun menguntitnya.John berjalan agak tergesa.Mark membuntutinya sambil menyapa :”Mr Lennon ?”.Sekonyong konyong 5 tembakan dari moncong Special 38 dari tangan Mark menyalak keras.Empat peluru bersarang paripurna di tubuh Lennon yang tersungkur berlumur darah.John merangkak untuk berdiri menuju apartemen dan berteriak lemah :  “I’m shot ! ”.Namun John rebah.Yoko menjerit minta tolong.Dari mulut John mengucur deras darah.Mark David Chapman tetap berdiri di sekitar lokasi penembakan di West 72th Street Manhattan New York  hingga polisi muncul. Polisi datang dan melarikan John Lennon yang sekarat ke Roosevelt Hospital Center .Tapi nyawa Lennon tak tertolong lagi.Pada jam 220:45 John Lennon menghembuskan nafas terakhir dalam usia 40 tahun  .Seantero jagad pun berkabung.Meratapi kepergian tokoh penting budaya pop era 60-an dan 70an.

Howard Cossell dalam acara TV “Monday Night Football” kemudain mewartakan secara resmi berpulangnya John Lennon.

Tertembaknya John Lennon ditangan penggemarnya sendiri memang menjadi headline diseluruh dunia.Apalagi John baru saja merilis album solonya setelah nyaris 5 tahun menghilang dari dunia musik dengan tujuan ingin memusatkan perhatian mengasuh Sean Ono Lennon,putera hasil pernikahannya dengan Yoko Ono, pelaku seni avant garde Jepang yang telah meluluhkan John Lennon bahkan kerap dituding pangkal perpecahan dalam tubuh the Beatles.

Jenazah John Lennon akhirnya dikremasi.Mark David Chapman pun menjalani masa hukuman 20 tahun Foto John Lennon telanjang bersama Yoko Ono menjadi cover majalah Rolling Stone edisi 22 Januari 1981.

Sahabat sahabat John Lennon kemudian menulis lagu tentang John Lennon.George Harrison menulis lagu memorial bertajuk “All  Those Years Ago” (1981) yang didukung Ringo Starr dan Paul McCartney.Lalu Paul McCartney menulis lagu “Here Today” (1982).Elton John bersama Bernie Taupin menulis “Empty Garden (Hey Hey Johnny” (1982) dan Freddie Mercury menulis “Life Is Real (Song For Lennon) ” (1982).

Tanpa terasa kejadian tragis itu telah memasuki tahun yang ke 31.Tragedi itu tetap diingat oleh penggemar The Beatles yang tak pernah surut jumlahnya di seluruh dunia.Pada setiap tanggal 8 Desember ,seluruh penggemar John Lennon selalu memperingati saat berpulangnya sang idola di depan bangunan Capitol Record yang berada di Vine Street,Hollywood.

John Lennon pada akhirnya bukan hanya sekedar pemusik.Dia adalah visioner yang memberikan banyak pencerahan untuk dunia yang senantiasa bersimbah peluh dan kotoran.John Lennon adalah juru bicara generasi yang visinya masih tetap bergaung hingga ke  generasi ke generasi.Seperti senandung Freddie Mercury, John Lennon adalah sosok jenius.
Lennon is a genius
Living in ev’ry pore
Life is real life is real

Iklan
Komentar
  1. Dede Rahmat berkata:

    Dahsyat infonya kang!

  2. denbayan berkata:

    sedih , haru , dan penasaran
    nutrisi ruhani untuk saya
    makasih kang

  3. sonny berkata:

    setel lagu “the ballad of john and yoko” ah

    salam kenal gan 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s