At Last,Etta James……(1938 – 2012)

Posted: Januari 22, 2012 in Uncategorized

Konser Etta James di Deauville Prancis 20 juli 1990

Etta James tahun 1961

Entah untuk yang keberapa kalinya saya memutar dvd bernuansa sejarah musik di Amerika bertajuk “Cadillac Record” (2009)  yang dibintangi Adrian Brody dan Beyonce Knowles.Jelang tengah malam rabu 18 januari 2012 saya memutar kembali DVD yang bernilai historik itu.Adrian Brody memerankan Leonard Chess,pemilik Chess Records yang berkulit putih dan penyanyi Beyonce Knowles berperan sebagai Etta James,salah satu artis Chess Records.

Sampai akhirnya terbetika kabar bahwa Etta James,penyanyi soul R&B yang di film “Cadillac Record” diperankan penyanyi Beyonce Knowles itu telah menghembuskan nafas terakhir pada hari jumat 20 Januari 2012.Saya terhenyak.Tapi sama sekali tak terkejut.Karena Etta James yang dikenal lewat lagu At Last itu telah lama berkarib dengan penyakit yang sudah pasti sarat derita. Dalam kurun waktu yang panjang Etta James mengidap gagal ginjal,leukimia dan dementia.Etta sendiri telah berulang kali keluar masuk rumah sakit.
Terakhir pada pertengahan Desember 2010,Etta kembali dirumahsakitkan dan respirator pun mulai dipasang .Pada awal tahun 2010,Etta jatuh dan dinyatakan terkena Alzheimer akut.Sebelum album terakhirnya “The Dreamer” dirilis 25 Oktober lalu,Etta yang memiliki rona vokal eksotik ini mengumumkan masa pensiunnya dari dunia musik yang telah membesarkan namanya sejak lama.
Etta James berpulang , 5 hari sebelum hari ulang tahunnya yang ke 74 pada 25 Januari 2012 nanti
Dibalik pesona suaranya yang sarat pesona,di sepanjang hidup Etta James seperti berlumur deruta nestapa tiada tara.Beberapa adegan dalam film Cadillac Records pun mentakwilkan hal muram tersebut.
73 tahun silam Etta dilahirkan di Los Angeles dengan nama lengkap Jamesetta Hawkins.Tak ada yang tahu siapa ayah sesungguhnya.Suatu ketika,Etta pernah berspekulasi bahwa ayahnya adalah Rudolf “Minnesota Fats” Wanderone, yang dikenal sebagai jagoan billiard.Ibunya tak memperdulikan Etta.Wanita bertubuh subur ini mulai memperlihatkan bakat seni suaranya di saat berusia 5 tahun saat tergabung dalam paduan suara gospel the Echoes of Eden dari gereja St Paul Baptist di Los Angeles.
Di usia 12 tahun ,Etta  James hijrah ke San Farnsisco dan bergabung dalam kelompok vokal bergaya doo wop “The Creolettes”.Saat itu memang tengah merebak tren kelompok berharmoni vokal doo wop.The Creolettes lalu berganti nama menjadi The Peaches.The Peaches menjadi penyanyi latar Johnnny Otis yang memiliki hits R&B No.1 pd tahun 1955 “The Wallflower  (Dance With Me,Mr Henry)”.
Etta James lalu mundur dari The Peaches dan sejak tahun 1960 menjadi penyanyi solo Chess Records yang dikelola Leonard Chess .Muncullah hits Etta bertajuk “All I Could Do Is Cry” dan “My Dearest Darling”.Etta pun berduet dengan Harvey Fuqua lewat lagu “Spoonfull” dan “If I Can’t Have You”.Etta juga menjadi penyanyi latar untuk artis Chess Record seperti Chuck Berry dalam lagu “Back In The USA”.
Tapi lagu “At Last” lah yang mengubah segalanya.Lagu ini menjadi trademark Etta James.”At Last” ditulis Mack Gordon dan Harry Warren pada tahun 1941 untuk film musikal “Orcherstra Wives”.Leonard Chess sang pemilik Chess Record yang mengusulkan lagu “At Last” agar dibawakan oleh Etta James.Leonard Chess  berpendapat corak vokal Etta James yang bernuansa ballad terasa sangt cocok untuk lagu “At Last”.Etta sendiri mengaku tidak yakin bisa menginterpretasikan lagu klasik itu dengan baik dan sempurna.
At Last” akhirnya berkumandang di pelbagai gelombang radio.Pada tahun 1962 “At Last” versi Etta James menempati peringkat 2 dalam R&B Chart Billboard dan berada diperingkat 47 dalam Hot 100 Singles Billboard.
Itulah momen bersejarah dalam titian karir Etta James .Selain “At Last”,Etta James mulai bergelimang hits seperti “Stop The Wedding”,”Trust In Me”,”The Fool That I’m “ hingga “Something’s Got A Hold On Me”.
Masa masa di Chess Record tak hanya berlumur kemilau,tapi EttaJames  malah memulai menciptakan kesuraman dalam karirnya.Sejak pertengahan 60an,Etta yang tersungkur dalam penggunaan narkoba mulai berinisiatif untuk menghalau.Tapi tetap nihil.Walaupun sempat reda di tahun 1974.Etta bertahan sebagai artis Chess Record hingga tahun 1978.Di tahun 1988,Etta masuk rehabilitasi narkoba di Betty Ford Center,Di tahun 2010 Etta berupaya menghilangkan ketergantungan terhadap painkiller yang menggerogoti tubuhnya termasuk upaya menaklukkan masalah obesitas.
Namun yang pantas dicatat,Etta James tetap gigih mengatasi keterpurukan dirinya.Lihatlah,ketika Etta James menjadi atraksi pembuka konser the Rolling Stones di paruh era 80an.Jangan lupa Etta pun pernah manggung bareng kelompok acid rock The Grateful Dead.Album solonya “The Seven Year Itch” (1989) memperoleh review bagus dari kritikus musik.
Di tahun 1996 Etta James menyanyikan ulang lagu milik Muddy Waters “I Just Wanna Make Love To You” untuk iklan Coca Cola.Lagu ini bahkan masuk Top 10 di Inggeris.
Berderet-deret penghargaan musik yang pernah diterima Etta James antara lain 3 Grammy Award  serta Lifetime Achievement pada Grammy Awards tahun 2003 .Majalah Rolling Stone menempatkan Etta James di urutan ke 22 pada 100 Greatest Singers of All Time dan pada urutan 62 The Greatest Artist of All Time.
Lalu apa keistimewaan Etta James ? Menurut saya ,Etta adalah sosok penyanyi yang sangat lentur dan open minded.Setidaknya ini juga yang membuat Etta James bisa bertahan begitu alam dalam industri musik.Tak banyak penyanyi yang mampu bertahan hingga 5 dasawarsa dalam karir musik,yang mencakup dunia panggung hingga rekaman.Pergeseran zaman serta paradigm dalam dunia musik bisa disikapi Etta tanpa harus menghancurkan jati diri musikalnya.
Ini jelas tersirat dalam buku memoarnya bertajuk “Rage To Survive : The Etta James Story” (2003) .Etta James adalah perempuan yang tegar dan gigih.

Dan saya masih ingat sebuah quotes Etta James dalam film “Cadillac Records” yang diperankan Beyonce : “ Don’t be looking at me like I ain’t got no draws on !”

At Last,Etta James

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s