Glenn Di Panggung Romantis

Posted: Maret 18, 2012 in Konser

Nama Acara    : Intimate Concert Glenn Fredly
Tempat           : Jakarta Convention Center
Waktu             : 20.00-23.00 WIB
Hari/Tanggal   : Minggu,1 Juni 2008
Promotor         : Ruth Sahanaya Productions

Tepat satu dasawarsa perjalanan karirnya sebagai penyanyi solo,Glenn Fredly menandainya dengan menggelar konser tunggal bertajuk “Intimate Concert” minggu malam kemarin.Pilihan nama konser akhirnya menjadi konsep utama dari konser Glenn ini.Tata panggung dibuat dalam atmosfer yang intimate.Para performer tampaknya diharuskan tampil cair.Tidak mematung.Tapi bergerak sesuai ekspresi lagu.Tampaknya band yang mengiringi Glenn pun dibekali bloking.Makanya tak heran jika perkusionis Rejoz tak hanya terpaku didepan tumpukan perkusinya.Atau lihatlah gitaris Andre Dinuth yang diberi keleluasaan mengitari panggung.
Pada galibnya sebuah pertunjukan memang harus berkonsep semacam ini.Bukankah penonton yang datang ingin dihibur dan terpuaskan dengan segala sajian musik yang ada.
Konser Glenn Fredly dikawal oleh Aminoto Kosin sebagai music director dan konduktor,Saunine’ Orkestra dan back up band Glenn Fredly yang dimotori Rayendra Sunito (drums),Lawrence Aswin (turntables),Andre Dinuth (gitar),Hendry Budidharma Soleiman (gitar),Rejoz (perkusi,rap),Bonar Darmawan Abraham (bass),Nicolaus Manuputty (saxophone),,Victor Lango (keyboard) serta Harry Anggoman,keyboardis sepuh yang pernah memperkuat Tarantula dan Gong 2000.

Glenn pun aktif bercengkerama dengan penonton.Walau pun segmen yang memintal sekitar 13 lagu yang dirajut dengan narasi yang dibacakan Glenn serta imbuhan berupa kelebat adegan yang diperankan Gary Iskak dan Ningrum di layar pada latar belakang terasa melelahkan.Mungkin karena deskripsinya sangat obvious dan berkepanjangan serta kelebat adegan yang sangat klise dan garing.
Tapi untungnya,melodi lagu karya Glenn memang membius sukma.Apalagi sebagian lagu yang dirangkum dalam satu babak dari konsernya itu memang bertutur tentang kekalahan dalam bercinta,selingkuh,pengkhianatan asmara dan hati yang terluka.Apa boleh buat karaoke massal pun tak terhindari lewat lagu yang dijelujur menjadi satu kesatuan ,mulai dari “Kafe Biru”,”Mimpi Biru”,”Kasih Putih”,”Terpesona”,”Jejak Langkah Yang Kau Tinggal”.”Akhir Cerita Cinta”,”Terserah”,”Habis”,”Tega’,”Kalah”,”Sedih tak Berujung”,”Sekali Ini saja” dan “Pada Satu Cinta”.
Ini memang keunggulan Glenn Fredly sebagai seorang ballader dan komposer berbagai “love song”.Glenn mengingatkan kita pada kiprah Babyface,komposer dan penyanyi R&B yang karyanya kerap menjadi hits,tak hanya ketika dinyanyikannya sendiri tapi juga ketika diinterpretasikan penyanyi lain.
Malam itu,Glenn pun menyanyikan sederet hits karyanya yang menjadi sohor ditangan penyanyi lain seperti “Cinta Takkan Usai” (Pinkan Mambo),Katakan Kau Milikku” (Rio Febrian),”Cinta Dibalas Dusta” (Audy),”Bukan Dia ” (Helena) hingga “Karena Cinta” (Joy Tobing).

Tetapi Glenn pun membuat imbang qua konsernya.Dia pun mencoba memasuki wilayah musik yang tak hanya berlumuran asmaran.Glenn pun tampil dengan lagu berlirik kritik sosial lewat lagu “’45” yang diambil dari album “Happy Sunday” :
Jaman makin susah
Hidup makin gila
Banyak orang yang mencari aman masing-masing
Ini crazy baby
Dunia semakin tak terkendali

Yang gila berkuasa makin menjadi-jadi
Yang tertindas tinggal menangisi nasibnya saja
Ini crazy baby
Dunia semakin tak terkendali

Penguasa-penguasa bukannya aku sok tahu
Aku memang anak baru
Namun bicara keadilan itu tak pernah kenal waktu

Apakah kita harus
Hidup sperti sebelum tahun 45
Pastinya aku tak mau….
Kebebasan hati dan bicara lantang tentang cinta
Itu yang kita mau
Aku tak bisa
Kamu tak bisa
Rasanya hidup seperti sebelum tahun 45

Glenn pun lalu menyambung lagu karyanya tadi dengan lagu “Bento” karya Iwan Fals dan Khusnul Yakin dari album fenomenal “Swami”.
Walhasil,konser Glenn ini memang sarat warna.Di segmen lain,Glenn malah berduet dengan Dewi Persik,penyanyi dangdut yang sempat dicekal dimana-mana,konon karena goyangnya dianggap mengganggu stabilitas moral (hmmm…..!) dalam lagu “Hikayat Cinta”,sebuah lagu baru bernuansa Arabic yang terdapat pada album terbaru Glenn “Private Collection Glenn Fredly” yang akan dirilis Sony BMG dalam waktu dekat ini.
Glenn memang banyak melakukan surprising diantaranya menyelipkan vokalis Tompi yang melakukan voicing meniru bunyi  muted trumpet pada lagu bernuansa laid back crooner “Tega”.Termasuk menghadirkan sederet artis hip hop seperti Iwa K dengan menyuguhkan “Malam Itu Indah” serta idiom dancehall yang diwakili Ras Muhammad dalam sebuah komposisi berbasis stomp music “RRP Anthem” yang disinergikan dengan “Lenggang Jakarta” (karya Harry Sabar) yang pernah dipopulerkan Andi Meriem Mattalatta pada tahun 1987 serta”Mobil Mama” dari debut albumnya di tahun 1998 silam.
Sebuah konser yang pantas untuk diacung jempol setelah konser “Sendiri” Chrisye di tahun 1994 silam.

SETLIST
Medley
1.Kau(ciptaan Glenn Fredly) 1998
2.Ku Masih Disini (ciptaan Eq Humania) 2003
3.Seandainya(ciptaan Widi Puradiredja) 2007
4.Cukup Sudah (ciptaan Yovie Widianto) 1998
Medley
5.Rame-Rame (ciptaan Christ Kaihatu) 1982
6.Dansa  (ciptaan Glenn Fredly) 2005
7.Hikayat Cinta (ciptaan Glenn Fredly) 2008
8.Kafe Biru (ciptaan Glenn Fredly) 2000
9.Mimpi Biru (ciptaan Glenn Fredly) 1998
10.Kasih Putih (cip Yovie Widianto) 2000
11.Terpesona (cipta Ekka Bhakti/Angelique) 1997
12.Jejak Langkah Yang Kau Tinggal (ciptaan Tohpati/Erros Chandra) 2002
13.Akhir Cerita Cinta (cip Glenn Fredly) 2005
14.Terserah (ciptaan Glenn Fredly ) 2008
15.Habis (ciptaan Glenn Fredly ) 2003
16.Tega (ciptaan Glenn Fredly)2006
17.Kalah (ciptaan Andre Dinuth) 2007
18.Sedih Tak Berujung (ciptaan Glenn Fredly) 2003
19.Sekali Ini Saja (ciptaan Glenn Fredly) 2003
20.Pada Satu Cinta (ciptaan Yovie Widianto) 2005
21.Selamat Pagi,Dunia ! (ciptaan Glenn Fredly) 2003
22.Jauh (ciptaan Glenn Fredly) 2007
23.Belum Saatnya Berpisah (ciptaan Glenn Fredly) 2003
24.Dibalas Dengan Dusta (ciptaan Glen Fredly) 2005
25.Bukan Dia (ciptaan Glenn Fredly) 2005
26.Cinta Takkan Usai (ciptaan Glenn Fredly ) 2005
27.Apa Adanya (ciptaan Glenn Fredly)
28.Katakan Kau Milikku (ciptaan Glen Fredly) 2001
29.Kisah Yang Salah (ciptaan Glenn Fredly) 2007
30.45 (ciptaan Glenn Fredly) 2007
31.Bento (ciptaan Iwan Fals/Khusnul Yakin) 1990
32.RRP Anthem (ciptaan Glenn Fredly) 2007
33.Lenggang Jakarta (ciptaan Harry Sabar) 1987
34.Mobil Mama (ciptaan Edi Timisela/Iwang Noorsaid)1998

35.Malam Itu Indah (ciptaan Iwa K)
36.Happy Sunday (ciptaan Glenn Fredly) 2007
37.Terang (ciptaan Glenn Fredly) 2006
38.You re My Everything (ciptaan Nyong Webz/Glenn/Ika/DJ Tius) 2005
39.Kisah Romantis (ciptaan Glenn Fredly) 2005
40.Januari (ciptaan Glenn Fredly) 2003
ENCORE
41.Karena Cinta (ciptaan Glenn Fredly) 2004

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s