Interview : Kenapa Earth Wind & Fire bisa bertahan 40 tahun bermusik ?

Posted: April 6, 2012 in Wawancara

Image 

Saya termasuk penggemar musik Earth Wind & Fire yang telah saya akrabi sejak akhir era 70an.Dan baru tahun ini berpeluang untuk menyaksikan konsernya,meski kini hanya diperkuat 3 personil aslnya yaitu Verdine White,Ralph Johnson dan Philip Bailey.

Setelah beberapa kali band tribute Earth, Wind & Fire yang menggunakan nama Earth Wind And Fire Experience menggelar konser di Jakarta,baru 28 April lalu Earth Wind & Fire yang asli manggung di Tennis Indoor Jakarta.Saya menemui mereka saat melakukan rehearsing di Tennis Indoor.Jam 17.25 muncullah Verdine White (bass) dan Ralph Johnson (perkusi) menemui saya untuk melakukan interview di belakang panggung.Phillip Bailey dengan alas an menjaga kondisi vokal urung untuk diinterview.

Band soul funk kontemporer yang dibentuk Maurice White pada awal 70an,kini menyisakan 3 personil asli yaitu Phillip Bailey,Verdine White dan Ralph Johnson.Tapi diusia band yang telah memasuki tahun ke 40 ini,Earth Wind and Fire masih tetap bertahan.Mereka masih bikin album dan juga melakukan tur konser.

Apa yang membuat Earth,Wind and Fire bertahan hingga 4 dekade ?

Verdine White : Hmmm…karena passion kami musik.Musik itu jalan yang sudah dianugerahkan Tuhan untuk kami.

Ralph Johnson : Bermain musik adalah takdir kami ha ha ha .

Bagaimana kondisi Earth Wind and Fire tanpa Maurice White ?

Verdine White : Maurice adalah penggagas,mentor dan  inspirator EWF.Sejak dia mundur di tahun 1994 karena kondisi kesehatan.Kami tetap melanjutkan gagasan gagasan yang telah dibuatnya sejak awal 70an.

Ralph Johnson : Sebetulnya waktu kita bersama Maurice justeru lebih sedikit dibanding ketika Maurice telah mundur dari EWF.Kami sekarang ini bahkan siap merilis album baru lagi.

Verdine White : Earth Wind and Fire itu konsepnya diletakkan Maurice,kemudian saya Philip dan Ralph ikut memberikan kontribusi.Itu juga yang membuat warna musik Earth Wind And Fire tak pernah bergeser walaupun kami mengajak beberapa pemusik lain seperti Raphael Shaddiq atau will I.am sebagai produser album. Ada semacam take and give antara kami dengan mereka.Itu juga yang membuat musik EWF tetap aktual.

Apakah ada perubahan dalam arahan musik Earth,Wind & Fire ?

Verdine White : Oh sure.Sejak awal terbentuk hingga sekarang EWF sudah beberapa kali melakukan inkarnasi dalam konsep musik.Di awal 70an EWF lebih ngejazz.Lalu bergeser ke warna soul funk yang lebih kontemporer.Terus mulai memainkan disko.Di awal 80an kami mulai banyak memasukkan elemen elemen musik programming seiring dengan munculnya teknologi MIDI.

Ralph Johnson : Musik EWF memang selalu bernuansa eklektik.Ada soul nya.Ada funk.Ada rock.Dan yang penting kami tidak pernah lari dari roots musik kami : Afrika.

Di panggung Earth Wind & Fire terlihat enerjik.Apa penyebabnya ?

Verdine White : Well,mungkin karena kami itu selalu terbiasa dengan sesuatu yang mengalir.Tak pernah menganggap sebuah masalah jadi beban pikiran.Saya sendiri diluar kegiatan musik malah menjadi instruktur yoga…….Awalnya gak sengaja melihat Yoga dan ternyata Yoga adalah passion saya.Sudah 20n tahun saya aktif dalam Yoga.

Ralph Johnson : Saya malah lebih mencurahkan waktu diluar musik dengan martial arts, termasuk diantaranya adalah menggelutim kung fu.Energi ala beladiri itu kadang terlampiaskan saat manggung.

Kalian terlihat tak ada perubahan dalam penampilan.Wajah kalian dari dulu hingga sekarang nyaris tak berubah.Apa penyebabnya ?.

Verdine White : Penyebabnya adalah musik.Musik menyebabkan kami selalu terlihat muda.Anda pasti gak percaya jika sebetulnya usia saya,Philip dan Ralph itu sudah 60 tahun.

Ralph Johnson : Jika tidak bermain musik,mungkin kami terlihat bagaikan kakek yang tak produktif lagi ha ha ha.

Sampul album Earth Wind and Fire dari dulu hingga sekarang  selalu menampilkan simbol simbol tertentu.Maksudnya apa ?

Verdine White : Semua itu adalah gagasan Maurice yang terinspirasi dengan budaya Mesir kuno hingga astrologi.Simbol simbol itu termasuk nama Earth Wind and Fire sebetulnya adalah pengungkapan aspek-aspek kehidupan.Walaupun Maurice telah mundur ,kami tetap menggunakan simbolisasi itu.

Ralph Johnson : Intinya kami ingin melakukan komunikasi dengan penikmat musik kami.Tak hanya dengan musik yang kami mainkan tapi juga dengan visualisasi simbolisasi itu.

Verdine White : Juga merefleksikan pandangan kami terhadap kehidupan serta alam semesta.Coba simak lirik lagu kami That’s The Way Of The World.

Di telinga saya pun terngiang ngiang lagu That’s The Way of The World nya Earth Wind and Fire :

We’ve come together on this specials day

To sing our messages loud and clear

 

Komentar
  1. daniputra mengatakan:

    keren banget ooom

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s