Robin Gibb (1949 – 2012)

Posted: Mei 21, 2012 in Uncategorized

                  Setelah tersadar dari koma yang mendera akibat kanker yang diidapnya ,Robin Gibb dinyatakan sehat beberapa minggu lalu.Namun semalam,salah satu dari Bee Gees ini menghembuskan nafas terakhir pada 20 Mei 2012 dalam usia 62 tahun.Robin Gibb yang dilahirkan  22 Desember 1949 bersama saudara kembarnya Maurice , pada akhirnya menyusul Maurice Gibb yang telah lebih dahulu dipanggil sang khalik pada tahun 2003. 

Robin Gibb memiliki timbre vokal yang unik dengan vibrasi yang berkesan angelic.Peter Gabriel,vokalis Genesis adalah salah saatu vokalis rock yang sempat mengikuti teknik vibrasi ala Robin Gibb terutama saat Genesis merilis debut album “From Genesis To Revelation” yang dirilis pada tahun 1969.Di saat itu Bee Gees baru saja merilis sebuah album “Odesa” yang dianggap sebuah karya epic Bee Gees.

Robin Gibb sendiri tercatat telah 3 kali bernyanyi di Jakarta. Dua konser bersama Bee Gees pada 2 April 1972 dan 23 Juli 1973 serta tampil sebagai artis solo pada 20 November 2006 di Jakarta Convention Center bersama iringan Twilite Orchestra.

Robin Gibb adalah sosok yang terlihat pendiam dan mengalah.Tapi ternyata justeru Robin lah yang berperilaku mbalelo dalam Bee Gees.Robin pernah terlibat pertengkaran dan perseteruan berat saat menentukan lagu Bee Gees yang akan dijadikan single padsa saat Bee Gees baru saja menyelesaikan album “Odesa” (1969) album epic yang dicatat dalam sejarah musik pop nyaris setara dengan album Sgt Pepper’s Lonely Hearts Club Band-nya The Beatles (1967).Robin Gibb saat itu bersikeras agar lagu “Lamplight” yang dinyanyikannya dijadikan single.Tapi Barry Gibb tak menyetujuinya.

Kekerasan hati Robin Gibb yang tanpa kompromi membuatnya mengambil keputusan frontal mundur dari formasi Bee Gees pada tahun 1970 dan memulai solo karir.Saat itu walhasil Bee Gees hanya didukung dua bersaudara saja yaitu Barry Gibb dan Maurice Gibb lewat album “Cucumbur Castle” yang menghasilkan hits “Don’t Forget To Remember”.

Robin Gibb sendiri dalam solo karirnya berhasil mencetak hits “Saved By The Bell” dari album debut solo “Robin’s Reign” .Tahun 1970 perseteruan berakhir ketika Robin Gibb menyatakan kembali bergabung dengan saudara-saudaranya dalam Bee Gees .Robin Gibb sendiri merupakan pilar dalam harmonisasi vocal Bee Gees.Menurut Barry Gibb,Robin mememiliki suara yang menggugah,suara yang indah,suara malaikat.Lagu lagu seperti “Holiday”,I Started A Joke” maupun “Lamplight” adalah lagu-lagu yang sangat kuat dan dominan kontribusi vokal dari Robin Gibb.Bahkan karakter vokal Robin yang khas saat chorus lagu “Run To Me” merupakan bagian yang sangat integral.

Kehadiran Bee Gees dalam konser yang berlangsung di Stadion Utama Senayan Jakarta pada 2 April 1972 merupakan konser mancangegara yang fenomenal.Saat itu Bee Gees memang sangat ditunggu-tunggu terutama setelah masuknya kembali Robin Gibb dalam formasi Bee Gees.Tercatat sekitar 60 ribu penonton memadati Stadion Utama Senayan meskipun saat itu hujan tiada henti mengguyur bumi.Konser yang dibukan oleh Koes Plus yang juga mengaku banyak terpengaruh dengan style Bee Gees ini nyaris batal karena pihak Bee Gees berkeras tak akan manggung jika hujan tidak berhenti.Berbagai upaya dilakukan agar Bee Gees tetap manggung.Saat itu upaya negosiasi muncul dari lelaki Inggeris bernama David Patton,yang menggagas munculnya bar dan klub di Jakarta awal 70an, meminta agar Bee Gees bias tampil secara umplugged.Meskipun Bee Gees hadir dengan sound yang tak sempurna,kericuhan saat itu bisa teratasi.

Setahun kemudian,Bee Gees muncul lagi di Indonesia.Kali ini tak hanya bermain di Jakarta tapi juga di Surabaya dan Medan.

Di tahun 1975 Bee Gees melakukan sebuah metamorfosa yang mencengangkan.Lewat album “Main Course” yang digarap produser R&B Arif Mardin,Bee Gees mulai memainkan music R&B.Bahkan Barry Gibb pun mulai bernyanyi dengan teknik falsetto.Puncaknya di tahun 1977 Bee Gees menjadi band disko yang menebarkan lagu-lagunya dalam soundtrack film fenomenal “Saturday Night Fever” yang dibintangi John Travolta.Album Saturday Night Fever yang berhasil melejitkan sederet hits seperti How Deep Is Your Love,More Than A Woman,Night Fever dan You Should Be Dancing tercatat berhasil terjual lebih dari 60 juta keping ke seantero jagad,  

Memasuki era 80an,Robin Gibb kembali meneruskan solo karirnya dengan merilis sekitar 3 album yaitu “How Old Are You ?” (1983),”Secret Agent” (1984) dan “Walls Have Eyes” (1984).Ketiga album solo ini tidak berhasil dalam penjualannya walau Robin Gibb sempat memiliki hits bertajuk “Juliet” (1983).

Di tahun 2003 Robin Gibb kembali merilis album solo “Magnet” dengan single “Please” dan tetap tidak menghasilkan apa apa.Namun album ini diluar dugaan mendapat kritik yang bagus dari para kritikus musik.

Berpulangnya Maurice Gibb,saudara kembarnya,menjadikan Robin Gibb menjadi seseorang yang pemurung.Untuk menghormati Maurice, baik  Barry maupun  Robin lalu sepakat untuk tidak manggung lagi dengan memakai nama Bee Gees.

 

Saat Robin Gibb menginjakkan kaki lagi di Jakarta tahun 2003,pihak manajemen Robin telah mewanti wanti kepada promoter Original Production agar para jurnalis jangan melempar pertanyaan tentang Maurice Gibb.Sayangnya konperensi pers dan interview yang sudah dijadwalkan di Hotel Mulia Jakarta bersama Robin Gibb tidak terlaksana.”Robin dalam kondisi lelah akibat jet lag.Dia tidak mau diwawancarai” pesan Tommy Pratama kepada para jurnalis yang telah menunggu kehadiran Robin Gibb untuk melakukan sesi tanya jawab.Sayang memang.Saya juga sangat menyayangkan momen tersebut hingga akhirnya terbetik kabar bahwa Robin yang bernama lengkap Robin Hugh Gibb telah berpulang untuk selamanya.So long Robin !

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s