Freddie Sang Ratu

Posted: September 5, 2012 in Sosok

Hari ini 5 September adalah tanggal kelahiran Freddie Mercury yang dilahirkan 66 tahun silam dengan nama asli Farrokh Bulsara.Freddie adalah salah satu sosok pop culture terdepan dari abad ke 20.Freddie banyak menyumbangkan kontribusi pada budaya pop dan musik rock dengan sederet eksperimentasinya.

Pertamakali saya mendengarkan lagu Queen melalui radio swasta di tahun 1975.Saat itu saya duduk dibangku kelas 6 SD.Lagu itu adalah Bohemian Rhapsody .

Saya terhenyak mendengar lagu ini.Aneh tapi membuat penasaran.Musiknya rock tapi memiliki berbagai rasa.Ada rasa klasik.Terutama ketika pada bagian awal ada choir dan denting piano yang mengarah ke perangai musik klasik.Lalu ada interlude solo gitar rock yang distorsif setelah sebelumnya ada akrobatik vokal yang sahut menyahut seperti laiknya sebuah kantata yang operatic berkumandang .Dibagian ini ada sebaris lirik yang bikin saya penasaran : Bismillah Lord…….!!!!.Wow ini band apa.Apakah personilnya muslim ? Itu yang muncul dibenak saya yang saat itu baru berusia 12 tahun.Dan betul gara gara ada kata Bismillah pada lagu Bohemian Rhapsody yang tidak menyertakan chorus ini, merebaklah spekulasi bahwa sang penyanyi utama Queen adalah seorang Muslim.Hal ini diperkuat lagi ketika melihat foto-foto Freddie Mercury di majalah Aktuil terbitan Bandung atau Popfoto terbitan Belanda, yang memperlihatkan bahwa lekuk wajahnya sama sekali tidak menyiratkan bahwa orang Inggeris yang rata rata terlihat aristokrat.Tapi wajah Freddie justeru tampak seperti orang India.Hidung,mata dan alis matanya jelas jelas menunjukkan bahwa Freddie Mercury yang saat itu keranjingan menggunakan kostum ballet adalah sosok orang Asia.Betulkah Freddie turunan Asia ? Saat itu saya memang belum menemukan jawabannya di majalah Aktuil milik paman saya.

Tapi impresi saya saat menyimak Bohemian Rhapsody yang memiliki durasi sekitar 5 menit 55 detik  masih membuat saya menganga.Setelah beranjak dewasa akhirnya saya mengetahui kedigdayaan lagu Bohemian Rhapsody ini.dari sebuah buku saya pernah baca analisa detil tentang Bohemian Rhapsody yang digagas oleh Freddie Mercury ini.Sepertyi halnya musik klasik,Bohemian Rhapsody terdiri atas beberapa part atau movement.Setidaknya ada 6 bagian yang menyatu dalam komposisi Bohemian Rhapsody ,mulai dari introduksi,ballad,solo gitar,opera,hard rock dan outro.Transisi antara part di lagu ini ditandai juga dengan pergeseran tempo,tone dan style bermusik tapi tetap dalam satu kesatuan benang merah yang runut.

Banyak orang yang mencoba mengurai takwil makna dari lirik Bohemian Rhapsody yang nyeleneh.The New York Times misalnya menilai bahwa lirik lagu yang dikandung Bohemian Rhapsody memiliki makna fatalistis.Freddie menagkis tafsir yang diurai The New York Times.”Lagu ini lagu tentang sebuah hubungan antar manusia yang lazim” timpal Freddie. Ada juga yang menilai makna lirik Bohemian Rhapsody adalah ekspresi traumatic seorang Freddie dalam kehidupan nyata.Tapi Freddie tetap tak bergeming.Freddie tetap merahasiakan makna Bohemian Rhapsody hingga ajal menjemputnya di tahun 1991.Brian May hanya mengimbuh tentang perilaku seorang Freddie.Menurut May,Freddie adalah pribadi yang kompleks.Freddie  terlihat ramah dan lucu,tapi tak pernah bertutur tentang apa yang dialaminya  .Freddie bahkan pernah mengeluarkan pernyataan bahwa lirik lagu Bohemian Rhapsody sesungguhnya adalah kumpulan kata kata rima yang tak memiliki arti.Betulkah ? Hanya Freddie yang tahu .

Banyak diantara kita yang saat itu selalu bertanya Tanya betulkah Freddie beragama Islam ? Pertanyaan ini mengemuka saat Queen merilis album “Jazz” (1978) yang didalmnya terdapat lagu “Mustapha” dengan lirik seperti “Allah Allah All Pray For You” atau “Walaikumsalam”.

Di Negara yang masyarakatnya mayoritas Muslim,manakala ada seorang tokoh internasional dari Barat baik itu politik,olahraga  musik dan film diketahui memeluk agama Islam, hal ini merupakan sebuah nilai tambah yang baik bagi kekaguman kita terhadap sang tokoh.Hal ini pasti jadi perbincangan tanpa henti.Misalkan ketika petinju berkulit hitam Cassius Clay yang kemudian memeluk agama Islam dan menggnati namanya menjadi Muhammad Ali, maka sebagian dari kita seperti telah mendapat seorang saudara muslim yang baru.Demikian pula halnya dengan Freddie Mercury.Termasuk saat mengetahui bahwa seorang tokoh pop culture kelas dunia ternyata memiliki turunan Asia.Muncul semacam kebanggaan tersendiri. Dan pada akhirnya saya pun mengetahui,melalui bacaan-bacaan yang ada entah buku,surat kabar maupun majalah bahwa Freddie Mercury adalah turunan Asia.Orang tua Freddie Bomi Bulsara dan Jer Bulsara adalah turunan Persia dari wilayah Gujarat .Nama belakang sang ayah berasal dari Bulsar nama kota di Gujarat bahagian Selatan.Keluarga Freddie penganut ajaran Zoroastrian ,bukan Islam seperti yang buah bibir saat Freddie mulai mencuat lewat lagu Bohemian Rhapsody.Selama bermukim di Bombay, Freddie banyak bergaul dengan sahabat sahabatnya yang beragama Islam.

Jiwa musikalnya kian tajam saat berada di Bombay.Selain menyimak lagu lagu bercorak rock and roll  ala Little Richard dan Cliff Richard, Freddie juga mengagugumi penyanyi wanita Bollywood kelas wahid Lata Mangeskhar yang suara khasnya mengisi sekitar 90 persen soundtrack film Bollywood sejak era 1950an.Freddie di lingkungan sekolahnya pun mulai ngeband dengan membentuk kelompok the Hectic.Saat itu Freddie berusia 12 tahun. Karena ngeband dia lalu mengubah namanya menjadi Freddie Bulsara.Usia 17 tahun keluarga Bulsara berpindah ke Feltham,Middlesex Inggeris .

Tahun 1969 Freddie bergabung dengan band Ibex.Saat itu Freddie tengah tergila-gila dengan pesona gitar elektrik Jimi Hendrix.Ibex lalu berganti nama menjadi Wreckage.Merasa bandnya ini tak mengalami kemajuan sama sekali,Freddie lalu bergabung dengan band Sour Milk Sea yang akhirnya membubarkan diri pada tahun 1970.Freddie lalu bergabung dengan Smile,band yang dibentuk Brian May dan Roger Taylor. Ketika bassist John Deacon ikut bergabung dalam Smile, Freddie lalu mengubah Smile menjadi Queen meski awalnya ditentang  oleh rekan rekannya itu.

”Saya tahu nama Queen memiliki konotasi dengan gay. Tapi nama Queen mudah diingat,” timpal Freddie yang saat itu juga mengubah nama belakangnya Bulsara menjadi Mercury.

Dikemudian  hari Freddie Mercury pada akhirnya memang dikenal luas sebagai seorang homoseksual.

Freddie di awal tahun 1970an sempat menjalin kisah cinta dengan seorang wanita bernama Mary Austin.Freddie dan Mary bahkan sempat tinggal bersama di kawasan West Kensington.Pertengahan era 70an,kisah cinta mereka kandas setelah Freddie menjalin kisah cinta dengan seorang pria dari Amerika.Uniknya,antara Freddie dan Mary justeru terjalin persahabatan yang luar biasa.Mary bahkan yang menemani saat terakhir Freddie menghembuskan nafas pada tahun 1991.Mary adalah ilham dari sebagian besar lagu lagu yang ditulis Freddie untuk Queen diantaranya adalah ballad romantic “Love Of My Life”.

Freddie Mercury adalah tokoh utama kelompok Queen.Freddie yang lulusan Ealing Art College merancang logo Queen. Dia menjadi penyanyi utama Queen sembari memainkan piano. Freddie Mercury menulis 10 dari 17 hits besar Queen dari tahun 1971 hingga ajal menjemputnya. Lagu lagu itu antara lain “Seven Seas Of Rhye,” “Killer Queen,” “Bohemian Rhapsody,” ”Somebody To Love,” “We Are The Champion,” “Don’t Stop Me Now,” “Bicycle Race,” “Crazy Little Thing Called Love” dan “Play The Game.”.
Kekuatan utama Freddie yang paling menonjol  adalah karakter vokal yang mumpuni. Meskipun Freddie memiliki suara dasar baritone tapi dalam upaya menyanyikan sebagian besar lagu Freddie mampu menempatkan range vokalnya pada wilayah tenor. Belum lagi jika Freddie mulai mendaki wilayah tinggi dengan berfalsetto yang dilumuri aura soulful. Warna suara Freddie memang lentur. Dia mampu menyentuh aura aria penyanyi tenor klasik tapi mampu meliuk secara soulful bagai cengkok Aretha Franklin, sang ratu soul yang kesohor itu.

Dalam solo karirnya Freddie Mercury bahkan pernah berduet dengan penyanyi soprano Spanyol Montserrat Caballe dalam “Barcelona.” Berduet dengan David Bowie dalam “Under Pressure” bahkan di tahun 1983 Freddie berduet dengan Michael Jackson. Berbeda dengan penampilan panggungnya yang flamboyan, Freddie sebetulnya adalah sosok pemalu yang introvert. Jarang melakukan wawancara dengan jurnalis. ”Tapi saya kan berubah menjadi pribadi yang berbeda saat di atas panggung.Saat itu saya adalah lelaki yang sangat ekstrovert,” ungkapnya.

Freddie  Mercury adalah salah satu dari sekian banyak ummat manusia yang telah berperan di panggung kehidupan dunia.Panggung yang menyediakan realitas dan fantasi bagi para pemainnya : manusia.

Introduksi Bohemian Rhapsody karya Freddie Mercury seolah mengguncang benak saya tentang makna kehidupan :

Is this the  real life ? Is this just fantasy ?

Caught in a landslide

No Escape from reality

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s