Kolam Susu Ungkapan Nasionalisme

Posted: Oktober 24, 2012 in Tinjau Lagu

“Kolam Susu” bisa jadi merupakan ungkapan nasionalisme Yok Koeswoyo bassist dan vokalis Koes Plus terhadap negeri ini.”Bayangkan betapa kita tak cinta Indonesia.Kita bagai di surge,tongkat kayu dan batu bisa jadi tanaman.Ikan pun menghampiri kita” ungkap Yok Koeswoyo yang kini lebih banyak menghabiskan waktu di Pandeglang Banten bersama para petani.

Yok Koeswoyo mempunyai hobi memancing.Dengan menggunakan sebuah boat Yok bahkan memancing di lautan lepas pantai .Saat itu,di tahun 1972,Yok bertemu dengan orang Jerman yang juga tengah memancing.Tiba tiba orang Jerman ini berkata pada Yok : “ Kamu harus bangga,Indonesia bagaikan kolam susu yang besar”   .Sejenak Yok tercenung dan mengiyakan apa yang dikatakan orang Jerman tadi.Dan seketika naluri kesenimanannya menggeliat.Yok Koeswoyo  lalu terilhami untuk membuat sebuah lagu.”Judulnya langsung muncul di kepala saya……Kolam Susu” tutur Yok Koeswoyo yang kini telah memutih rambutnya.

“Keinginan saya untuk menuliskan lagu yang menggambarkan kekayaan Indonesia ini kian menjadi setelah berkunjung ke pulau Susuk di wilayah Attambua Nusa Tenggara Timur pada tahun itu juga “ tambahnya lagi.

“Kolam Susu” lalu dinyanyikan sendiri oleh Yok Koeswoyo dengan musik yang bernuansa pantai : reggae , dalam album Koes Plus Vol.8 di tahun 1973  .Ini merupakan album pertama Koes Plus setelah dikontrak Remaco dan menjadi popular dimana-mana terutama “Kolam Susu” yang tetap dikenang orang hingga kini.

Denny Sakrie

(Dikutip dari “150 Lagu Terbaik Indonesia” versi Rolling Stone Indonesia)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s