Ketika Piringan Hitam Meracuni Saya

Posted: Februari 9, 2013 in Piringan Hitam
Saya berpose didepan turntable + radio Grundig saat ulang tahun yang ke 6 di Ambon tahun 1969

Saya berpose didepan turntable + radio Grundig saat ulang tahun yang ke 6 di Ambon tahun 1969

Kapan pertama kali saya mengenal piringan hitam ? Ini terjadi di tahun 1969,saat saya merayakan ulang tahun saya yang ke 6.Saat itu saya dan keluarga saya menetap di Ambon.Sebetulnya ayah saya telah memiliki perangkat turntable yang compact dengan radio bermerk Grundig itu pada tahun 1966.Namun saya baru ngeh ketika saya duduk di bangku kelas 1 SD.Saya masih ingat saat itu ayah saya kerap memutar piringan hitam single 7 inch Hey Jude milik The Beatles.Hey Jude adalah lagu terpanjang dengan durasi sekitar 7 menit 11 detik.Sebagai bocah yang baru melek musik merasakan sesuatu yang aneh dan unik lewat lagu dengan durasi panjang dengan outro yang berulang ulang.Di saat itu juga saya mengenal album Bee Gees yang bercover merah bertajuk Odesa.Lagu yang saya langsung suka dari album ini adalah First of May.Menurut ayah saya Bee Gees ini terpengaruh The Beatles.

Menyimak atau mendengarkan musik melalui piringan hitam saat itu merupakan pengalaman yang tak terlupakan.Record Machine itu merupakan hiburan keluarga disamping radio yang menggunakan tabung tabung itu.Apalagi di Ambon,kota kecil yang berada di unung Timur Indonesia.Mendengarkan aluanan musik melalui piringan hitam dan radio jelas merupakan sesuatu yang mewah saat itu.Siaran TVRI hanya ada di Jakarta.

Tapi toh dengan medium piringan hitam,kami sama sekali tak memiliki kendala mengupdate kekinian dalam perkembangan musik.Setiap ayah saya pulang dari Jakarta,dia pasti membawakan setumpuk piringan hitam terbaru, baik rilisan lokal maupun internasional.

Tak berlebihan jika saya beranggapan bahwa piringan hitam dari Bee Gees dan The Beatles inilah yang meracuni selera saya untuk menyukai alunan musik.Selain itu,koleksi piringan hitam ayah saya pun lumayan variatif.Misalnya ada lagu yang gampang diingat dan seketika langsung bisa dinyanyikan yaitu Chewy Chewy milik the Ohio Express yang menurut ayah saya lagi ngetop-ngetopnya di tahun 1969.

. Racun ini tak bisa  saya tepiskan hingga saat sekarang ini, disaat usia saya menjelang separuh abad.

Bersama kedua adik saya dan adik sepupu serta tante saya lagi menyimak lagu Chewy Chewy dari The Ohio Express

Bersama kedua adik saya dan adik sepupu serta tante saya lagi menyimak lagu Chewy Chewy dari The Ohio Express

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s