Album Semut Hitam God Bless Dibajak Singapore ?

Posted: April 29, 2013 in Uncategorized

Beberapa waktu lalu terbetik kabar dari basement Blok M Square,tempat dimana bercokol beberapa kios yang menjajakan kaset,cd dan vinyl second bahwa seorang kolektor fanatik God Bless telah memberi sebuah piringan hitam pressing Singapore dari God Bless bertajuk “Semut Hitam” (1987).Konon sang kolektor rela merogoh kocek senilai Rp 4 juta untuk sebuah vinyl God Bless dalam bentuk promo album.Wah,luar biasa.

Saya tertarik untuk menelusuri asal usul bagaimana sampai album Semut Hitam God Bless bisa dirilis di Singapore atau Malaysia ?.Seingat saya,saat album Semut Hitam dirilis pada tahun 1988 oleh Logiss Record milik promotor rock Indonesia Log Zhelebour, sama sekali tak disertai dengan pencetakan piringan hitam yang biasanya dibagikan secara gratis ke radio-radio swasta yang tersebar di seluruh Indonesia.

Lalu saya mencoba menghubungi Log Zhelebour,sang pemilik master rekaman Semut Hitam dari God Bless itu.Awalnya saya memasang foto tentang piringan hitam Semut Hitam itu di twitter yang sengaja saya mention ke akun twitter milik Log Zhelebour.Secepat kilat,Log yang menggunakan akun @LogZhelebour merespon dengan twitnya : Produk Bajakan.

Keesokan harinya saya bertemu dengan Log Zhelebour di Rolling Stone Cafe yang berada di kawasan Ampera Raya.Dengan panjang lebar Log Zhelebour yang meletup-letup saat berbicara itu bertutur tentang album Semut Hitam yang dirilis oleh Life Record.

“Itu jelas produk bajakan,karena secara resmi Life Record tidak pernah meminta izin untuk merilis ulang album God Bless itu” ungkap Log Zhelebour geram.

“Lalu dari mana mereka bisa memperoleh materi rekaman Semut Hitam itu ? ” sergah saya.

“Gini,dulu memang ada rekan saya sesama orang label yang saat itu berdomisili di Singapore memohon izin untuk merilis ulang album Semut Hitam di Singapore dan Malaysia.Tapi tak pernah ada kabar bahwa album itu jadi dijual ke siapa .Lalu saya pikir,ah mungkin dia tidak berhasil menjual izin album God Bless itu ke label di Singapore.Sejak itu saya memang tidak pernah kontak dia lagi” tutur Log Zhelebour secara mendetil.

Dengan demikian, ternyata telah terjadi praktek pembajakan atas produk rekaman Indonesia.

“Saya baru tahu kalo Semut Hitam akhirnya diambil oleh Life Record” imbuh Log Zhelebouyr lagi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s