White Shoes and The Couples Company Menyanyikan Lagu Lagu Daerah

Posted: Mei 18, 2013 in Uncategorized
White Shoes and The Couples Company saat merekam Lagu Lagu Daerah di Studio Lokananta Solo pada tanggal 28 Oktober 2013 yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda (foto Keke Tumbuan)

White Shoes and The Couples Company saat merekam Lagu Lagu Daerah di Studio Lokananta Solo pada tanggal 28 Oktober 2012 yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda (foto Keke Tumbuan)

Saya lagi mewawamcarai kelompok White Shoes and The Couples Company

Saya lagi mewawamcarai kelompok White Shoes and The Couples Company

Tak semua anak muda melupakan akar budayanya.Contoh paling gamblang adalah White Shoes and The Couples Company yang tetap menelusuri akar musik pop Indonesia di masa lampau.Mereka lalu merekonstruksi komposisi lagu-lagu daerah yang sempat menjadi bagian utama khazanah musik pop Indonesia pada paruh era 50an dan 60an. Di dasawarsa itu sebagian besar pemusik Indonesia menebar karya dalam bahasa daerah masing masing mulai dari bahasa Jawa,Sunda,Minang,Kalimantan,Minahasa,Ambon,Bugis Makassar hingga Papua.Dan bisa populer contoh misalnya ketenaran lagu Ayam Den Lapeh,Lembe Lembe Lembe,Anging Mamiri hingga O  Ina Ni Ke Ke dan masih banyak lagi.

Kenapa lagu-lagu daerah bisa mengangkasa saat itu.Ini mungkin merupakan dampak dari maklumat presiden Soekarno yang bersikap anti Barat dan berinisiatif mengangkat budaya bangsa sendiri.Itu jelas termaktub dalam Manipol Usdek.Musik Barat bagi Bung Karno dianggap sebagai musik ngak ngik ngok yang tak sesuai dengan jatidiri bangsa.

Sebetulnya ini upaya bagus dari seorang pemimpin negeri yang menaruh perhatian luar biasa dalam seni dan budaya.

Momen ini kemudian ditangkap dan diolah lagi oleh White Shoes and The Couples Company yang lalu menggagas untuk merekam Lima lagu-lagu daerah yang pernah ngetop pada masanya.

Senin bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2013 kelompok White Shoes and The Couples Company akan meluncurkan Mini Album “Menyanyikan Lagu-Lagu Daerah yang berisikan 5 lagu yaitu: Jangi Janger, Tjangkurileung, Te O Rendang O, Lembe-Lembe, Tam Tam Buku.
Secara khusus sebagian besar proses perekaman mini album ini dilakukan di studio Lokananta, Solo secara live pada tanggal 25 – 28 Oktober 2012 yang lalu. Ini adalah tribut yang dilakukan White Shoes and The Couples Company untuk masa kejayaan musik pop Indonesia di era paruh 50an hingga 60an dan tentunya, Lokananta perusahaan rekaman milik Pemerintah yang berada di Solo. Kumpulan rekaman ini ibarat buku jurnal pengalaman mereka dalam menghidupi kembali roh era emas musik pop Indonesia. Ada karya legendaris seniman Pasundan Mang Koko Koswara di “Tjangkurileung”, lagu permainan klasik Melayu “Tam Tam Buku” alias “Trang Trang Kolantrang” atau “Chock Chock Kundong”, serenada Amboina legendaris gaya Broery & the Pros di “Lembe Lembe”, serta lagu pop berbahasa Maluku yang dibesut serta dilantunkan oleh sosok yang terlupakan, Max Lesiangi,

Iklan
Komentar
  1. Halim Sutrisno berkata:

    White Shoes and The Couples Company saat merekam Lagu Lagu Daerah di Studio Lokananta Solo pada tanggal 28 Oktober 2013 yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda (foto Keke Tumbuan). Tahunnya keliru kali ya Mas Denny

  2. dennysakrie63 berkata:

    terimakasih koreksinya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s