Iwan Fals Betul Betul Tak Berubah

Posted: Juli 5, 2013 in Uncategorized

Energi kreatif Iwan Fals tampaknya masih membara selaik magma.Dua tahun setelah rilis album “Keseimbangan” (2012) Iwan kembali merilis album baru ,sebuah album ganda bertajuk Raya.Riak riak gugat dalam karya terbaru Iwan Fals masih keras berdegup.Wajah Iwan boleh menua.Rambut dan alis matanya mulai memutih bagai salju. Tapi intuisi berkarya dalam musik serta respons terhadap keadaan sekelilingnya masih berdarah-darah.Iwan tetap sosok penyaksi yang tak pernah diam.Iwan adalah penyanyi gugat yang terus memompakan energi dalam lagu-lagunya.

Iwan Fals bersama isteri dan kedua anaknya saat peluncuran album Raya 25 Juni 2013 di Rolling Stone Cafe (Foto Denny Sakrie)

Iwan Fals bersama isteri dan kedua anaknya saat peluncuran album Raya 25 Juni 2013 di Rolling Stone Cafe (Foto Denny Sakrie)

Saya kaget dan kagum terhadap konsistensi Iwan yang tampak tak pernah lekang,putus maupun pupus.Setidaknya ketika menyimak suaranya bernyanyi yang terasa kian arif dan bijaksana tapi menohok pada lagu Rekening Gendut yang terdapat pada album Raya :

Angka angka terus memuai entah dari mana singgah dimana.
Transaksi gelap di dunia perbankan
Rahasia umum atas nama kepentingan umum.
PNS muda mungkin jugavyang tua
TNI Polri juga tak terkecuali.
Entah bagaimana dengan presidennya.
Wakil rakyatnya rekening gendut
Jaksa dan hakim rekening gendut
Wartawannya rekening gendut

Iwan betul-betul tak berubah.Dia tetap seperti Iwan yang dengan lantang menyanyikan Oemar Bakrie pada tahun 1981 atau secara anthemic menyanyikan “Surat Buat Wakil Rakyat” di sekitar tahun 1987.

Iwan masih mampu menuliskan deretan kalimat gugat dalam lagu-lagu terbarunya.Simak saja lagu “Katanya” :

Kalau orang miskin dilarang sakit
Tentulah makam akan bertambah sempit
Kalau orang miskin tak boleh pandai
Tentu serakah semakin menyeringai
Sempat aku bingung kenapa ini terjadi
Di negeri yang subur yang baik hati
Katanya zamrud khatulistiwa
Nyatanya kilau airmata
Katanya serpihan surga
Nyatanya ?

Ada 18 lagu yang termaktub di album Raya, album yang judulnya diambil dari puteranya yang ketiga Raya Rambu Rabbani.Lengkaplah sudah ketiga anaknya diabadikan dalam lagu dan judul album mulai dari “Galang Rambu Anarki” (1982),”Cikal” (1991) dan akhirnya “Raya” ( 2013).

Komentar
  1. Fadhliiy mengatakan:

    Wahai idolaku, engkau tak pernah berubah menjadikan dirimu saksi diatas negeri yang sedang bergejolak ini.. Sukses terus bang Iwan, sehat selalu..
    Thanks a lot buat mas Denny Sakrie atas tulisannya yang indah ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s