Lagu Untukmu, Rekaman Jazz Indonesia Tahun 1962

Posted: Oktober 31, 2013 in Piringan Hitam, Tinjau Album

Piringan hitam jazz ini usianya telah memasuki tahun ke 51 sejak dirilis pertamakali oleh label Irama milik Soejoso Karsono pada sekitar tahun 1962.Apabila ingin menelusuri perjalanan sejarah musik jazz Indonesia, maka album yang bertajuk “Lagu Untukmu” ini patut anda simak dengan sedalam-dalamnya.Karena musikalitas dari Kwartet Irama yang terdiri atas Bubi Chen (piano),Jack Lemmers (gitar,glockenspiel),Sarono (bass) dan Atje (drusm) ini telah memperlihatkan tingkat kematangan yang mumpuni.Mereka menafsirkan melodi langgam krontjong dan pop ke dalam aura jazz yang terasa lebih modern.

Dengan menggunakan potret Nien Karsono,adik Soejoso Karsono yang saat itu menjalin hubungan dekat dengan Jack Lemmers kerap membuat orang terkecoh.Banyak yang menyangka album Lagu Untukmu yang diambil dari lagu karya Jack Lemmers,adalah album solo Nien yang saat itu memang merupakan salah satu crooner pop terbaik Indonesia.

Album jazz ini juga merupakan contoh produksi rekaman yang patut ditelkadani mulai dari rancangan sampul dan kemasan album yang disertai sebuah liner notes yang ditulis Wienaktoe,cerita dibalik penggarapan album di studio yang disertai data-data teknis rekaman.Dengan membaca tulisan tulisan pada sampul album album ini bisa juga menjadi semacam buku sejarah yang menceritakan tentang peristiwa atau kejadian-kejadian masa lalu terutama musik jazz.

Untuk lebih lengkapnya, saya sertakan kembali liner notes album Lagu Untukmu dibawah ini.

Masa sekitar tahun 1943 merupakan masa permulaan muntjul music dalam bentuk jang kemudian dikenal sebagai langgam krontjong di Indonesia. Merupakan pula suatu masa peralihan modernisasi daripada bentuk krontjong asli ke bentuk mpopuler jang lambat laun kemudian mendjadi bentuk lagu hiburan. Indonesia di zaman permulaan Kemerdekaan.Masa itu bagi setiap pemusik dan pentjinta lagu Indonesia amat menarik untuk dikenang. Beratus-ratus lagu dalam bentuk serba baru itu menjebar, mula-mula  disadjikan dalam irama  krontjong ,kemudian djuga diberi iringan jang lebih bertitik-berat pada ritme, tanpa  menghilangkan sifat-sifat daripada bentuknja semula sebagai langgam.

Album ini membawakan pada anda suatu kenangan akan masa itu,dengan suatu seri lagu-lagu jang namanja sudah serba abadi dari djaman tersebut, dalam suatu bentuk music Indonesia modern instrumental..Suatu sadjian instrumental jang pengerdjaan musiknja tidak terpaku pada sifat langgamnya itu sendiri., melainkan jang diubah menurut modernisasi zaman.Unsur2 ritme dipadukan disini dengan kelintjahan tarian nada2 jang melodieus,setengah improviastoris.Kesemuanya dibawakan dan ddjiwai oleh seorang pemain piano jang selama ini sebagai pemain jang lebih banjak bergerak didunia musik jazz dan music dansa jaitu Bubi Chen.Dalam kwartet “Irama” jang baru ini.Bubi Chen dibantu oleh Jack Lemmers pada gitar dan glockenspiel. Atje pada drums dan Sarono pada string bass , berhasil memperpadukan ritme pianonja pada nada lagu2 dari musik langgam, menghilangkan sifat2 montonnja dan mengubahknja kedalam bentuk2 arransemen jang bisa didengar telinga modernwaktu itu.

Motifnja,polanja memang pola lama,jang membawakan kenangan pada masa kegemilangan lagu-lagu dari zaman tahun2 sekitar 1943..Tetapi suasana jang ditjiptakan merupakan suasana modern sekarang, suasana dimana warna dan ritme makin berkumandang mengisi selera pada pentjipta music Indonesia jang preogresif.

Dengarkanlah introduksi nada-nada tunggal dalam alunan irama membujar, sebagai usaha permulaan membawakan suasana tiupan angin melalui daun-daunan Pohon Beringin jang segera dialihkan pada irama tetap penuh musikaliteit.Dengarkan ritme lebih kuat ditondjolkan dalam lagu Mande-Mande,arransemen lintjah mengadjak dari Sinandi-Nandi jang membawakan ritme dan style musik gairah keremadjaan sekarang..Banjak variasi dalam modulasi nada ditjurahkan dalam lagu seperti Minapadi,Pulau Djawa,Saputangan,Tirtonadi atau Djembatan Merah dan lain lagu dari zaman tadi.Kesemuannja mana sebenarnja ditjoba pula dipusatkan pada satu lagu :””Lagu Untukmu” hasil tjetusan Jack Lemmers,gitaris-tehnikus-komponis, jang menjertai kwartet ini dengan isian2 ritme dari kedjernihan bunji rangkaian lagu2 serba abadi ,didalam album ini

 

Wien 

Rekaman dari “Lagu Untukmu” ini direkam pada malam hari mulai dari djam 21.00 hingga djam 04.00 pagi pada tanggal 8-7-1962 dan 15-7-1962.

Track List

Muka 1

1.Sinandi-Nandi (Agus Nandi)

2.Djembatan Merah (Gesang)

3.Pohon Beringin (S.Suwandi)

4.Irama Mesra (Jack Lemmers)

5.Sapu Tangan Dari Bandung Selatan (Ismail Mz)

6.Tirtonadi (Gesang)

Muka 2

1.Mande Mande (n.n)

2.Gerbang Nirwana (Ismail Mz)

3.Pulau Djawa (n.n.)

4.Lagu Untukmu (Jack Lemmers)

5.Minapadi (n.n.)

6.Saputangan (Gesang)

Recording Engineer   : Jos

Tape Editing/Queing : Djoko,Markus,Koko

Neumann Discouting Engineer  : Tan JG

Stereo To Mono Balancing        :  Jack Lemmers

Nickerl Matrix  Platting             :  Taslan Sujatno

Cover Design                             :   Pandji Kamal

Cover Girl                                  :   Nien

Photographie                               : Oey

Liner Notes                                 : Wienaktoe

Offset Printing                            :  NV Andjar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s