20 Album Terbaik Slank (1990 – 2013)

Posted: November 9, 2013 in Tinjau Album

1.Suit Suit….He….He…. (Gadis Sexy)  (1990)

Slank_001

Setelah menjalani fase sebagai band cover version yang membawakan lagu-lagu The Rolling Stones akhirnya Slank dengan formasi Bimbim Sidharta (drums,vokal),Kaka (vocal utama),Bongky (bass),Pay Siburian (gitar) dan Indra Qadarsih (keyboard) memulai fase baru memasuki dunia rekaman dengan membawakan lagu-lagu karya sendiri, setelah sebelumnya lagu-lagu mereka selalu ditolak oleh berbagai perusahaan rekaman.Album ini ternyata menghasilkan hits seperti Maafkanlah dan Memang.Dengan gaya yang cuek dan slengean,Slank dengan cepat memikat masyarakat.Bahkan mereka berhasil memboyong BASF Music Awards untuk kategori Pendatang Baru Terbaik.

2.Kampungan (1991)

Album_Slank_Kampungan

Konsep musik Slank yang jelas dan focus merupakan elemen utama karya mereka berhasil di pasaran.Album kedua bertajuk “Kampungan” ini pun berhasil menuai sukses lewat hits Terlalu Manis dan Mawar Merah.Uniknya untuk kedua lagu tadi Slank membuatnya dalam dua versi yaitu versi jualan dan versi suka-suka.Ini memperlihatkan bahwa Slank memahami kondisi industri musik yang sesungguhnya, dimana harus melayani dua arus yang sejatinya berjalan beriringan yaitu idealisme dan komersialisme.Prinsip inilah yang tetap dipegang Slank hingga saat sekarang ini.

3.Piss (1993)

Slank_003

Ketika menyimak album ketiga bertajuk Piss, Slank kian kukuh membangun warna musik yang mereka pilih yaitu rock and roll dengan citarasa Indonesia.Adaptasi yang mereka lakukan kian jelas terpapar dalam pola aransemen serta narasi yang termaktub dalam lirik-lirik lagunya.Album ini mengetengahkan hits seperti Kirim Aku Bunga dan Piss.Piss sendiri merupakan upaya mengIndonesiakan kata peace yang berarti damai.Sejak album inilah Slank kemudian lekat dengan motto Piss……

 

4.Generasi Biru (1994)

Album_Slank_Generasi_Biru

Biasanya album keempat adalah uji coba yang cukup berat bagi sebuah band yang telah berhasil menghadirkan 3 album yang sukses berturut-turut.Dan ternyata Slank berhasil dengan mulus serta leluasa menjalani fase ini.Selain Generasi Biroe, Slank berhasil menjadikan dua lagu lainnya seperti Terbunuh Sepi dan Kamu Harus Pulang sebagai hits mereka.Di album ini ada lagu bertajuk “Pisah Saja Dulu” yang sebetulnya telah menyiratkan terjadinya konflik antar personil Slank.Namun Slank tetap tegar mengatasi konflik internal tersebut.Disisi lain,menurut Kaka, personil Slank mulai bercumbu dengan narkoba justru saat menggarap album ini.

 

5.Minoritas (1996)

Album_Slank_Minoritas

Ketenaran Slank semakin memuncak pada saat mereka merilis album kelima bertajuk “Minoritas”.Ada dua hits yang tercerabut dari 10 lagu dialbum ini yaitu Bang Bang Tut yang liriknya bermuatan kritik sosial serta sebuah rock ballad “Kalau Kau Ingin Jadi Pacarku”.Di album ini  Bimbim menyanyikan berjudul ”Bidadari Penyelamat”.Lagu tentang terjerumusnya Bimbim dalam penggunaan psikotropika ini justru dinyanyikan tanpa iringan instrument music satu pun .Sayangnya album ini merupakan album terakhir yang menyertakan kebersamaan tiga personilnya yaitu Bongky Marcel,Indra Qadarsih dan Pay Siburian.Ketiganya kemudian mundur dari formasi Slank yang sebetulnya telah berada diposisi puncak.Posisi yang selalu jadi obsesi semua anak band.

 

6.Lagi Sedih (1997)

slanklagisedih

Setelah ditinggal triumvirat Bongky,Indra dan Pay, Slank hanya menyisakan Bimbim dan Kaka.Ini adalah fase yang sangat menyedihkan.Tak heran jika Bimbim lalu memberi judul abumnya “Lagi Sedih”.Kedua personil Slank yang tersisa kemudian melanjutkan Slank dengan setegar mungkin.The show must go on.Slank akhirnya menyelesaikan rekaman album ini dengan bantuan sederet pemusik additional diantaranya adalah Reynold, gitaris yang menggantikan posisi Pay Siburian.Posisi Bongky lalu diisi oleh Ivanka,bassist yang dulu kerap nongkrong di Potlot.Formasi inilah yang menyelamatkan Slank dari kehancuran.Tong Kosong dan Koepoe Liarkoe adalh hits dari album ini.  Parahnya Bimbim dan Kaka masih tetap bergelima psikotropika.Ini juga yang membuat Reynold mengundurkan diri sebagai gitaris additional Slank.

7.Tujuh (1998)

Slank_7

Di album ini Slank mulai membenahi factor internal mereka terutama personil-personilnya.Ivanka yang semula hanya berperan sebagai bassist additional mulai diangkat sebagai personil tetap.Ivanka lalu menganjurkan agar Slank merekrut Abdee Negara gitaris asal Palu yang memiliki visi musik yang sama dengan Slank : blues rock.Abdee dan Ivanka ternyata pernah tergabung dalam band yang sama Flash.Setelah itu baru direkrut Ridho Hafidz gitaris yang pernah tergabung dalam band Last Few Minutes untuk ikut dalam formasi Slank.Album ini lalu menghasilkan hits “Balikin” yang liriknya bertutur tentang pengalaman Bimbim dan Kaka sebagai pengguna narkoba.


8.Mata Hati Reformasi (1998)

Slank_MHR

Sesuai dengan judul albumnya,Slank banyak bertutur dan memotret kondisi Negara ini dalam bingkai politik dan social setelah lengsernya rezim Soeharto yang kemudian menjelma menjadi era reformasi.Lagu-lagu yang mencuat di album ini adalah Ketinggalan Zaman yang mengambil idiom reformasi serta dua lagu berkonotasi kritik sosial masing-masing Aktor Intelektual dan Nggak Mau Percaya.Uniknya  Slank menaruh semacam  peringatan di belakang kaset agar yang mendengarkan album ini  didampingi terutama terhadap pendengar dibawah umur..

9.999+09 Vol.1 dan 2 (1999)

SLNK9

Untuk pertamakali Slank merilis album dalam format album ganda dengan kemasan jins sebagai pembungkus cover kasetnya. Sekitar al 27 lagu yang dibuat dalam dua versi. Yaitu versi abu-abu dan versi yang biru. Versi yang biru memiliki single Bintang Kesiangan dan Anak Mami .Adapun untuk  versi abu-abu adalah Orkes Sakit Hati, Ngangkang serta Malam Minggu Lagi. Karena  begitu  banyak  lagu yang ingin  dijadikan single, Slank kemudian mengumpulkan massa di Potlot dan mendengarkannya kepada pendengar untuk dimintai pendapatnya perihal lagu mana yang akan dijadikan single. Hingga akhirnya muncul hit single  Orkes Sakit Hati yang liriknya menyindir para politikus dan pejabat yang suka mengumbar janji jani palsu ke masyarakat.

10.Virus (2001)

slank-virus

Ada yang unik dan menarik dari album ini,karena Slank menyertakan bonus berupa tattoo dan koleksi kartu Slank.Dalam lagu #1 dan Symphaty Blues,Slank bereksperimen dengan menggamit Erwin Gutawa untuk memasukkan elemen orchestra.Rupanya Slank merasa puas ketika diajak Erwin Gutawa tampil dalam konser “Rockestra” yang berlangsung di Jakarta Convention Center pada tahun 2000.Selain menghasilkan hits seperti “Virus” dan “Jakarta Pagi Ini”,Slank juga menulis lagu tentang isu pembabatan hutan di Papua lewat lagu “Lembah Baliem”.

11.Satu Satu (2003)

slank_satusatu

Di album ini lagi-lagi Slank menyusupkan bonus berupa kondom dan  koleksi kartu Slank bahkan pada cover kaset tercantum tulisan “Edisi Khusus Suami Isteri”.Mungkin di album inilah penggarapan album Slank sudah tidak lagi melalui ritual penggunaan narkoba.Bimbim dan Kaka benar-benar telah bersih dari barang laknat yang mematikan itu.Dan Slank akhirnya bisa membuktikan tanpa zat psikotropika toh mereka bias menghasilkan karya-karya yang bagus.Terbukti album yang berisikan hits Gara Gara Kamu dan Jembatan Gantung ini berhasil meraih AMI Music Award untuk kategori Album Rock Terbaik.

 

 

12.Bajakan (2002)

Bajakan

Karena kegeraman Slank terhadap para pembajak,akhirnya mereka memilih judul album ini “Bajakan”.Berisikan lagu-lagu yang diambil saat mereka tengah melakukan konser dalam tur Satu Satu.Namun ada 3 lagu baru yang termaktub di album ini yaitu “That’s All”,”Bendera ½ Tiang” dan sebuah lagu saat Slank berkolaborasi di panggung bersama band Korea Selatan Yoon Band membawakan lagu “South Asia”.Bahkan Slank pun berkolaborasi dengan raja dangdut Rhoma Irama pada lagu “Balikin”.Bonus yang disertakan Slank di album Bajakan adalah sebuah pick gitar.

13.P.L.U.R (2004)

Cover Album Slank Plur

P.L.U.R adalah singkatan dari Peace,Love,Unity and Respect yang merupakan sikap Slank dari karya-karya musiknya.Yang pantas dicatat di album ini adalah perpaduan pola permainan gitar antara Abdee Negara dan Ridho Hafidz yang member gizi sendiri dalam tata musik Slank.Selain menghasilkan hits Ku Tak Bisa dan Biru, Slank juga dianggap berhasil meremake lagu karya Ismail Marzuki “Juwita Malam” dalam dua versi berbeda yaitu versi punk dan blues.Karkater Slank sebagai band rock and roll bercitarasa Indonesia kian menguat di album ini.

14.Slankissme (2005)

Kiss

Slank mungkin adalah band yang paling rajin dan kreatif dalam membentuk jargon dan istilah-istilah, misalnya saat Slank memberi judul albumnya Slankissme yang jika dipilah-pilah bisa memiliki makna yang berbeda, mulai dari Slank Kiss Me,Slank Is Me serta Slankisme.Slank memang senantiasa memberikan sesuatu yang berbeda dari album ke album sejak mereka merilis album debut di tahun 1991.Hits dari album ini juga mengundang perhatian yaitu SBY yang ternyata merupakan singkatan dari Sosial Betawi Yoi.Slank juga menulis lagu bertema kritik seperti pada lagu Krisis BBM   .

 

15.Slow But Sure (2007)

Slow_But_Sure

Nuansa musik akustik yang bening dan tak berisik tersaji di album dengan judul Slow But Sure ini.Namun dari sisi lirik Slank berani blak-blakan menggurat lirik seperti pada lagu bertajuk Lapindo yang mengupas tentang kasus semburan lumpur milik Lapindo di Sidoarjo.Ada 3 lagu yang menjadi hits di album yang member bonus boxer ini yaitu Cinta /,Slalu Begitu dan Sejak Kau Benci.

 

 

 

16.The Big Hip (2008)

The_Big_Hip

Slank kali ini berkolaborasi dengan pemusik asal Jepang yang tergabung dalam The Big Hips.hasil kolaborasi pemusik dua Negara ini terwujud dalam album bertajuk “The Big Hips” yang menghasilkan hits “Seperti Para Koruptor”.Ada juga beberapa lagu dengan menggunakan judul berbahasa Jepang seperti Arigato Thank U,Utaga Utaidasu atau Yumede Areba II. 

 

17.Anthem For The Broken Hearted (2009)

ANTHEM+FOR+THE+BROKEN+HEARTED+album2

Album Slank ini direkam di Amerika Serikat atas gagasan dari Ridho Hafidz yang pernah mengenyam pendidikan gitar di MIT Massachusetts.Ridho lalu meminta gitaris Blue Sacareno,guru gitarnya dulu untuk menggarap album Slank sebagai produser albumnya.Beberapa lagu Slank kemudian diubah liriknya dalam bahasa Inggeris misalnya Terlalu Manis yang diterjemahkan sebagai Too Sweet To Forget.

 

18.Jurus Tandur No.18 (2010)
slank-album-jurus-tandur-no-18-musik-corner-com

Album Slank ini  dirilis dengan bonus kaos oblong.Lirik-lirik lagu di album ini sarat dengan nuansa kritik sosial dan juga politik.Mungkin Slank ingin memperlihatkan sikap mereka dalam bermusik di satu sisi, dan sikap kritis mereka terhadap lingkungan dan Negara di sisi lain.Pada lagu Krisis Air, Slank dengan tegas memperlihatkan protes terhadap pembalakan liar dan pencemaran air di lingkup perkotaan.Di akhir lagu,bahkan terdengar suara Nadine Chandrawinata membajakan sajak tentang air.Juga ada lagu-lagu lainnya yang tak kalah kritis seperti Bobrokisasi Borokisme,My Brother Is Dead dan Jurus Tandur yang mengajak untuk tak gentar berkata benar.

19.I Slank U (2012)

Islanku2

Ini adalah album mini Slank yang untuk pertamakali dirilis di gerai ayam KFC, sebuah upaya baru disaat penjualan fisik terpuruk dimana-mana akibat pembajakan yang tak terberantas tuntas.Di lagu Ku Di Negeri Orang Slank mencuri perhatian dengan sajian musik yang memintal Irama Melayu dan gitar keroncong.

 

20.Slank Nggak Ada Matinya (2013)

NGGAK

Album ini merekonstruksi perjalanan Slank sebagai band rock yang tetap bertahan pada usia yang ke 30.Lagu-lagu yang termaktub disini seperti Slank Nggak Ada Matinya, Woles, King Bim2, NgIndonesia, Yo Man, Jgn Ke Jkt, He Yo Les Go, Verboden, System?, Jl. Potlot, dan Terakhir seolah merupakan retropeksi atas perjalanan musi yang panjang yang telah dilalui Slank.Bahkan Slank ,dialbum ini juga mengganti logo dari kupu-kupu menjadi sayap burung dan mata, yang memiliki makna agarSlank  terus bisa terbang lebih tinggi lagi dan melihat dengan jelas dan jernih.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s