Ketika Musik Rai Bereksodus Ke Prancis

Posted: Desember 3, 2013 in Liputan, Wawasan

Mungkin ini untuk pertamakali saya diminta jadi pembicara musik membahas tentang Musik Rai dan Hiphop.Beberapa bulan lalu sekelompok mahasiswa Universitas Indonesia Jurusan Sastra Prancis meminta kesediaan saya untuk menelusuri budaya pop di Prancis dalam hal ini adalah konstelasi musik Rai yang berkembang di Aljazair,salah satu koloni Prancis  yang ternyata pada akhirnya justru memberikan kontribusi tersendiri pula dalam lingkup budaya pop di Prancis.Dan pada akhirnya musik Rai yang bermuasal dari tradisi kaum muslim itu bersenyawa dengan hip hop yang berkembang pesat di Prancis.Ini sebuah fenomena menarik tentunya lewat pembenturan-pembenturan untaian budaya yang berbaur dalam sebuah cawan kontemporer.Saya lalu mengiyakan tawaran menjadi pembicara tersebut, karena pada dasarnya saya memang suka dan mengakrabi produk-produk bernuansa eklektik,pembenturan tradisi dan budaya yang bermuara pada kekinian yang berbingkai pola kontemporer.

Suasana diskusi tentang Musik Rai,Rap,Hiphop dan Beatbox dalam event FestiFrance 2013 di Universitas Indonesia

Suasana diskusi tentang Musik Rai,Rap,Hiphop dan Beatbox dalam event FestiFrance 2013 di Universitas Indonesia

Talkshow musik ini diberi tajuk “Seminar Rap,Rai,Hip Hop & Beatbox” dan merupakan rangkaian dari event FestiFrance 2013 yang digagas Mahasiswa Fakultas Sastra Prancis Universitas, berlangsung pada kamis 14 November 2013 mulai dari jam 10 hingga 12 siang bertempat di Auditorium Gedung   9 Kampus Depok Universitas Indonesia. Selain saya,seminar ini juga menghadirkan dua wakil dari komunitas beatbox Indonesia yaitu MouthFx.

Diskusi Rai2

Mungkin masih banyak yang merasa asing dengan musik Rai.Tapi saya yakin sebetulnya banyak yang telah mendengarkan musik Rai tanpa sengaja misalnya saat berada di mall-mall.Di saat bulan suci Ramadhan biasanya secara tak sengaja banyak lagu-lagu rai yang berkumandang.Mungkin mereka mengira lagu-lagu Rai itu liriknya tentang syiar Islam, padahal liriknya sama sekali tak berkaitan dengan suasana religi kaum muslimin.Cengkok Arab dari sang Cheb atau Cheba,demikian julukan untuk penyanyi Rai .Cheb untuk lelaki dan Cheba untuk wanita.

Dis Rai 4 Saya sendiri baru menyadari Rai ketika Sting menyanyikan lagu Desert Rose dengan nuansa Arab Aljazair lewat penyanyi rai bernama Cheb Mami di album “Brand New Day” nya Sting yang dirilis tahun 1999.

Di ruangan FIB UI itu ,saya mulai dengan memaparkan asal muasal musik Rai yang berkecambah dari Aljazair yang merupakan Negara koloni Prancis.

Para peserta Seminar Musik Rai,Rap,Hiphop & Beatbox di Universitas Indonesia

Para peserta Seminar Musik Rai,Rap,Hiphop & Beatbox di Universitas Indonesia

Rai yang mulai berkembang pada era 30an ini merupakan musik  hibrida dari Arab,Afrika,Spanyol dan Prancis.Musik Rai ini adalah representasi budaya dari kaum Maghribi yang ada di Prancis. Musik Rai  mulai memperlihatkan sebuah grafik popularitas yang membumbung tinggi pada saat event Festival De Bobigny et La Vilette   yang digelar pada 26 januari 1986.Menyusupnya elemen Rai ke Prancis ini berkaitan dengan migrasi dari kaum imigran Maghribi di Prancis pada abad ke 20.

Manakala rai mulai melakukan penetrasi di wilayah Prancis, mulai terlihat dan dirasakan adanya pergeseran-pergeseran dalam konsep rai walau tak sampai mengubah bunyian dasar secara menyeluruh.Masuknya instrument elektronik seperti drum machine,looping hingga scratch vinyl diatas turntable serta rappin’ mulai terdengar menyeruak.Tapi instrument klasik seperti dabourka maupun akordeon masih tetap dipertahankan,dan sebetulnya merupakan elemen penguat jatidiri dari Rai itu sendiri.Imbuhan-imbuhan yang memperkaya Rai ini bahkan mulai ditaburi nuansa hip hop yang kental seperti tersimaknya elemen beatbox yang inovatif .

Secara historis musik Rai itu lahir dari masyarakat kecil yang ingin menyuarakan suara hatinya.Polos,tanpa basa-basi,apa adanya bahkan mungkin bisa terdengar nyaris vulgar.

Kenapa rai bisa menyeberang ke Prancis ? Penyebabnya adalah ketika para pemusik dan penggiat musik Rai justru tak mendapat tempat di Aljazair yang menyebabkan mereka lalu hijrah ke Prancis untuk mengekespresikan musik rai tersebut.Di Aljazair konten musik Rai dianggap amoral dengan tema-tema seperti seksualisme,minuman keras dan penderitaan hidup.Hal yang juga mungkin memiliki kesamaan dengan musik  dangdut di Indonesia.Musik Rai pada akhirnya dianggap berseberangan dan bertentangan dengan akidah dan syariah Islam.dan akhirnya eksoduslah Rai ke Prancis.Disinilah Rai mulai mengalami pergeseran-pergeseran dalam bingkai modernitas yang absolut.

Diskusi yang dipandu oleh dosen FIB UI itu memang membuka wawasan orang tentang Musik Rai yang kemudian berubah menjadi budaya urban.Apalagi dua beatboxer dari Mouthfx secara detil dan terperinci menguraikan tentang kemempelaian Raid an Hiphop termasuk beatbox di Prancis dan pengaruhnya di Negara-negara Eropah lainnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s