Theodore KS wartawan yang menulis lirik-lirik lagu rock ternama

Posted: Desember 3, 2013 in Sosok

Sosok Theodore KS di dasawarsa  70an dikenal sebagai jurnalis rock dari majalah TOP,dan kini menjadi kontributor harian Kompas  tapi selain itu lelaki berkacamata ini ternyata memiliki sisi yang berbeda yaitu sebagai penulis lirik dari beberapa album rock maupun pop.

Menurut pengakuan Theodore orang yang pertamakali memintanya untuk menulis lirik lagu adalag Donny Fattah.Theo lalu menyanggupi dan menulis lirik bertajuk “Mimpi” yang kemudian dimasukkan dalam album D&R yang dirilis Pramaqua tahun 1977 dan dinyanyikan oleh almarhumah Ida Noor dari Noor Bersaudara.Diluar dugaan lagu ini menjadi hits.Tahun 1977 Ira Puspita menyanyikan lagu yang liriknya tentang tema ekspresi juvenille.Di akhir era 90an sebuah band indie pop Klarinet kembali menyanyikan lagu bernuansa folk itu.Di album D& R Theo juga menulis lirik yang terinspirasi dari anak perempuan Donny Fattah yang baru lahir dengan nama “Cindy” yang kemudian dinyanyikan Keenan Nasution.Melihat kemampuan menulis lirik yang bagus dari Theo Keenan pun sempat meminta Theo untuk menulis lirik lagu yaitu lagu “Embun” yang terdapat dalam album “Tak Semudah Kata Kata” (DD Record 1979).

Theodore KS dan Ian Antono (Foto Denny Sakrie)

Theodore KS dan Ian Antono (Foto Denny Sakrie)

 Namun Theo ternyata banyak berkolaborasi dengan Ian Antono dalam menulis lagu.”Saya dulu bertetangga dengan Ian di Tebet,jadi kami akrab dan Ian lalu meminta saya menulis lagu.Kadang saya bikin lirik lagu untuk God Bless saat mereka tengah mau rekaman di studio” papar Theodore Ks.Lagu “Selamat Pagi Indonesia” yang diambil dari album Cermin (JC Record 1980),Theo mengambil inspirasi dari Kusni Kasdut,perampok yang menghadapi eksekusi tembak mati pada tahun 1979.Kusni Kasdut sebetulnya adalah prajurit desertir yang kemudian melakukan tindakan kriminal.Di album Cermin,Theo juga menulis lirik “Balada Sejuta Wajah”.Di tahun 1987 Ian Antono kembali meminta Theo menulis lirik lagu yang kemudian dikenal dengan “Rumah Kita“.Yockie Surjoprajogo juga pernah meminta Theo menuliskan lirik lagu,akhirnya muncul lagu “Dia” yang dinyanyikan almarhum Chrisye dari album “Jurang Pemisah” (Pramaqua 1977) serta juga dinyanyikan oleh kelompok Aria Junior.

Theodore KS mengingatkan saya pada Pete Sendield, penulis lirik yang banyak menulis lirik-lirik lagu untuk berbagai band bercorak rock progresif mulai dari King Crimson,Emerson Lake and Palmer,Roxy Music,PFM bahkan juga menulis lirik untuk penyanyi penyanyi pop seperti Celine Dion,Cliff Richard,Cher hingga Leo Sayer.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s