Mari bersleeveface ria……….Be the Vinyl

Posted: Desember 24, 2013 in Kisah, Koleksi

Bermula dari browsing di internet, suatu hari saya menemukan foto yang unik dan kreatif.Foto itu memperlihatkan seseorang tengah berpose dengan menutup wajahnya dengan cover album David Bowie bertajuk Aladdin Sane yang memperlihatkan wajah dari David Bowie.

Sleeveface cover album Heroes David Bowie

Sleeveface cover album Heroes David Bowie

Hingga akhirnya saya menemukan sebuah situs khusus yang menampilkan kegilaan para penggemar vinyl menutup wajahnya dengan cover album format vinyl.

George Benson (Foto Denny Sakrie)

George Benson (Foto Denny Sakrie)

Sleeveface album Gino Vanneli Crazy Life (Foto Denny Sakrie)

Sleeveface album Gino Vanneli Crazy Life (Foto Denny Sakrie)

Sejak itu saya menemukan istilah yaitu sleeveface.Bahkan situs yang memuat foto-foto kreatif itu pun dinamakan http://www.sleeveface.com .

Ini eksperimen sleeveface pertama yang saya lakukan dengan cover piringan hitam Frank Zappa Sheik Yerboutti (Foto Denny Sakrie)

Ini eksperimen sleeveface pertama yang saya lakukan dengan cover piringan hitam Frank Zappa Sheik Yerboutti (Foto Denny Sakrie)

Ternyata penggemar sleeveface ini cukup banyak.Saya tak menduga sama sekali.Bahkan akhirnya saya juga menemukan buku Sleeveface : Be The Vinyl ! di toko buku Kinokuniya di Plasa Senayan pada tumpukan buku-buku yang di sale.Buku Sleeveface itu didiskon sebesar 20 persen dari harga bandrolnya Rp.220.ooo. Buku seukuran saku itu berisikan berbagai foto-foto menarik tentang kegiatan sleeveface yang mengasyikkan karena mencuatkan kreativitas sang pelaku sleeveface dalam mencari dan menemukan cover album piringan hitam yang sesuai dengan yang mereka kehendaki.

Sleeveface album George Duke "Brazillioan Love Affair" (Foto Denny Sakrie)

Sleeveface album George Duke “Brazillioan Love Affair” (Foto Denny Sakrie)

Buku Sleeveface itu disusun oleh Carl Morris dan John Rostron dan diterbitkan pertamakali pada November tahun 2008.Buku setebal 192 halaman ini berisikan sekitar 200 foto bergaya sleeveface yang unik,menarik dan inspiratif.Sleeveface ini merupakan selebrasi atas fisik cover piringan hitam yang tak lekang ditelan zaman.

Sleeveface dari cover piringan hitam solo Phil Collins (Foto Denny Sakrie)

Sleeveface dari cover piringan hitam solo Phil Collins (Foto Denny Sakrie)

Di buku ini Carl Morris bertutur tentang ikhwal ditemukannya sleeveface ini ketika dia tengah bekerja sebagai seorang peramu musik atau disc jockey (DJ) di sebuah bar.Saat itu Morris iseng-iseng menempelkan cover piringan hitam ke wajahnya sendiri.Cover piringan hitam yang dipakai Carl Morris saat itu adalah album McCartney II dari Paul McCartney.Dan orang-orang yang berada disekitarnya menyambutnya dengan tawa dan senyum.Apa yang dilakukan Carl Morris memang unik.

Sleeveface dari album kompilasi Aneka 12 yang dirilis Remaco dengan wajah Bing Slamet (Foto Denny Sakrie)

Sleeveface dari album kompilasi Aneka 12 yang dirilis Remaco dengan wajah Bing Slamet (Foto Denny Sakrie)

Tak lama kemudian Carl Morris menampilkan kreativitasnya di situs yang dibangunnya http://www.sleeveface.com. Ternyata situs ini mendapat perhatian banyak orang yang juga tergerak ingin menampilkan kreativitas yang sama. Saya sendiri akhirnya tergerak juga untuk melakukan hal yang sama seperti yang dilakukan Carl Morris : Sleeveface.

Bob James (Foto Denny Sakrie)

Bob James (Foto Denny Sakrie)

Sleeveface dari cover vinyl Morrissey (Foto Denny Sakrie)

Sleeveface dari cover vinyl Morrissey (Foto Denny Sakrie)

Saya lalu memilih-milih koleksi vinyl saya dan mulailah eksperimen sleeveface ini saya lakukan dengan memakai cover piringan hitam David Bowie,Morrissey,George Duke,Phil Collins,Stanley Clarke,Frank Zappa,Gino Vannelli dan artis legendaris kebanggaan Indonesia siapa lagi kalau bukan almarhum Bing Slamet.

Sleeveface album solo bassist jazz Stanley Clarke Let Me Know You (Foto Denny Sakrie)

Sleeveface album solo bassist jazz Stanley Clarke Let Me Know You (Foto Denny Sakrie)

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s