Ikhwal Tentang Lagu “Pemuda” – Chaseiro

Posted: Januari 22, 2014 in Kisah

Candra Darusman,seorang mahasiswa Ekonomi Universitas Indonesia bernama resah.Saat itu, di tahun 1977,setiap membaca koran seolah ada sesuatu yang mengganjal benaknya.”Maklum mahasiswa kan selalu kritis tuh” ungkap Candra yang kini bermukim di Geneva.” Lalu saya pun tergerak untuk bikin laguLagu tersebut tercipta tahun 1977. Baiklah saya buka rahasia, setelah 4 dekade lebih tersimpan baik dalam ingatan saya” tukas Candra Darusman.

” Tadinya (lucu mungkin), ditujukan untuk wartawan Indonesia ! Ketika itu teman-teman  wartawan sangat-sangat  ‘partisan’ dengan pendapat masing-masing sehubungan dengan situasi politik. Memang ada yang murni partisan, tetapi banyak yang hanya mengadu-domba masyarakat, agar ‘koran kuningnya laku’. Jadi kalau anda bayangkan lagunya, setiap muncul kata Pemuda, harusnya dinyanyikan Wartawan..kemana langkahmu menuju..bahkan bait kedua : dengan pena yang bertinta belang…. Maaf ya jangan tersinggung” tambah Candra yang kini bertugas di Singapore. Rupanya Candra mengkritik wartawan lewat lagu yang diciptakannya.

Bersama Candra Darusman tahun 2010

Bersama Candra Darusman tahun 2010

Lagu “Pemuda” ini menurut Candra dibikin dalam beberapa hari.

” Lalu, kenapa jadinya Pemuda. Yah, karena pemuda dapat mencakup semua profesi, jadi lebih netral dan saya ingin angkat menjadi lagu yang menegur generasi muda sebagai penerus bangsa agar kompak gitu lo, termasuk tapi tidak terbatas hanya wartawan. Heheh, jangan tersinggung ya” imbuh Candra sembari tersenyum.

Tema lagu “Pemuda” ini pun kerap pula dikaitkan dengan suasana kampus yang tengah memberlakukan Normalisasi Kehidupan Kampus (NKK).”Mahasiswa tidak boleh berpolitik saat itu” kenang Candra Darusman.

Kaset Pemuda Chaseiro dirilis Musica Studios tahun 1979

Kaset Pemuda Chaseiro dirilis Musica Studios tahun 1979

Di tahun 1978,lagu “Pemuda” direkam dan dijadikan judul album perdana Chaseiro yang terdiri atas 7 mahasiswa itu.Di luar dugaan,lagu “Pemuda” kemudian menjadi hit karena sering diputar di radio-radio.Hingga kini lagu “Pemuda” masih sering terdengar berkumandang.”Apalagi isu perpecahan sekarang sering mencuat.Jadi lagu ini masih relevan” kata Candra Darusman.

Dan inilah lirik lengkap lagu “Pemuda”

Pemuda, kemana langkahmu menuju

Apa yang membuat engkau ragu

Tujuan sejati menunggumu sudah

Tetaplah pada pendirian semula
Dimana artinya berjuang

Tanpa sesuatu pengorbanan

Kemana arti rasa satu itu
Bersatulah semua seperti dahulu

Lihatlah kemukaKeinginan luhur kan terjangkau semua
Pemuda, mengapa wajahmu tersiratDengan pena yang bertinta belang ?

Cerminan tindakan akan perpecahan.

Bersihkanlah nodamu semua
Masa depan yang akan tiba.

Menuntut bukannya nuansa.

Yang selalu menabirimu pemuda

Iklan
Komentar
  1. iman nurtjahjo berkata:

    syairnya tetap aktual. cocok diperdengarkan kembali.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s