Musik Berjiwa MataJiwa

Posted: Februari 19, 2014 in profil

Dengan ekspresi jiwa yang jujur tanpa rekayasa sudah pasti akan mencuatkan sajian dan gagasan musik yang berjiwa.Pernyataan ini saya sematkan pada Mata Jiwa,kelompok musik yang digagas oleh Anda Perdana (vokal,gitar) dan Reza Achman (perkusi). Saya telah mendengar nama MataJiwa sejak tahun 2012.

Mata Jiwa saat tampil di @atamerica

Mata Jiwa saat tampil di @atamerica

Bahkan saat itu saya sempat melihat penampilan mereka di layar kaca lewat acara RadioShow TVOne.MataJiwa main dengan segenap rasa.Mereka bermain lepas, hampir tanpa beban.Elemen inilah yang membuat saya terkejap melihat penampilan mereka.Namun saya belum sempat juga menyaksikan MataJiwa dalam sebuah konser hidup.Sampai suatu hari akhirnya saya bisa memiliki kesempatan untuk menyaksikan konser hidup mereka yang berlangsung di @atamerica pada 6 Juni 2013. Saat itu MataJiwa tampil bersama Payung Teduh.

Kedua kelompok musik ini memang memnbangkitkan semangat saya untuk menyimak karya-karya pemusik sekarang yang berupaya tampil dengan jatidiri yang kuat rasa Indonesianya.Keduanya bertolak dari filosofi folk namun dikembangkan secara berbeda.

Reza Rahman,perkusionis Mata Jiwa yang menyemaikan filosofi perkusi khas Indonesia (Foto Denny Sakrie)

Reza Rahman,perkusionis Mata Jiwa yang menyemaikan filosofi perkusi khas Indonesia (Foto Denny Sakrie)

Tapi rasa Indonesia sangat lekat dalam sakian musiknya. Anda Perdana meskipun bisa ditelisik memiliki pengaruh yang kuat dari sosok Jeff Buckley tapi dia telah menjadi dirinya sendiri bahkan sajian musiknya merupakan perbenturan folk psikedelik dengan elemen etnikal yang kukuh mencengkeram. Simaklah pola permainan drum Reza Achman  yang berlatar filosofi perkusi khas Indonesia.Reza Achman pernah mendukung kelompok etnikfolk GengGong yang dibentuk Sawung Djabo beberapa tahun silam.

Reza Rahman dan Anda Perdana dari Mata Jiwa di @atamerica 6 Juni 2013 (Foto Denny Sakrie)

Reza Achman dan Anda Perdana dari MataJiwa di @atamerica 6 Juni 2013 (Foto Denny Sakrie)

Mereka,MataJiwa, tampaknya sadar dengan pentingnya sebuah jati diri yang membalut konsep musik mereka. MataJiwa lalu menyebut musik mereka EthnoPsychedeliaRock.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s