Rekam Jejak Musik Benny Likumahuwa

Posted: Maret 30, 2014 in Sosok, Tinjau Album

Demajors tampaknya memiliki kepedulian terhadap dokumentasi musik Indonesia diantaranya merilis beberapa album jazz misalnya album Bubi Chen Kuartet yang pernah dirilis tahun 1963 oleh perusahan milik Negara Lokananta Solo, direstorasi serta direissue dalam bentuk CD pada tahun 2006.

Album Rekam Jejak Vol.1 Benny Likumahuwa rilisan Demajors (Foto Denny Sakrie)

Album Rekam Jejak Vol.1 Benny Likumahuwa rilisan Demajors (Foto Denny Sakrie)

Kini Demajors berupaya membuat serial rekaman jazz dengan tajuk Rekam Jejak yang diawali dengan merilis Rekam Jejak Vol.1 featuring Benny Likumahuwa Jazz Connection yang menampilkan pemusik multi bakat Benny Likumahuwa.Di album Rekam Jejak ini Benny Likumahuwa memainkan trombone didampingi Indra Aziz (vokal,alto saxophone),Jordy Warlauwuru (trumpet),Doni Joesran (piano,keyboards),Dimas Pradipta (drums) dan putranya Barry Likumahuwa (bass elektrik).Juga ikut mendukung dua bintang tamu gitaris jazz legendaris Oele Pattiselanno dan pianis muda Joey Alexander.

Like Father Like Son, Benny Likumahuwa dan Barry Likumahuwa (Foto Bob Rose)

Like Father Like Son, Benny Likumahuwa dan Barry Likumahuwa (Foto Bob Rose)

Di album ini Benny Likumahuwa menulis sebuah komposisi Jack & Bubi yang didedikasikan ke mitra bermainnya dalam Jack Lesmana Combo dan Indonesian All Stars yaitu almarhum Jack Lesmana dan Bubi Chen.Benny juga menuliskan komposisi yang diberi tajuk Like Father Like Son dengan ikhwal kisah ayah dan anak yang disatukan oleh bakat bermusik,yakni antara Benny Likumahuwa dan Barry Likumahuwa putranya.Komposisi komposisi lainnya adalah Not A Jazz Tune,Naik Naik Ke Gunung Nona yang mengetengahkan petikan gitar Oele Pattiselanno serta Glory,Glory yang menampilkan dialog gitar dan piano antara Oele Pattiselanno dan Joey Alexander serta Show Them What You Got. Album Rekam, Jejak Vol.1 ini seperti menyinambungkan dua generasi jazz, dari yang dulu dan sekarang dalam satu sajian music jazz yang ekspresif dan apresiatif.
Lalu siapakah sosok Benny Likumahuwa ini ? Coretan ini moga moga bisa pula menjembatani antara generasi muda dan generasi masa lalu yang terkadang mengalami missing link atau putus mata rantai.

Di album Rekam Jejak Vol.1 Benny Likumahuwa memainkan instrumen trombone (Foto Bob Rose)

Di album Rekam Jejak Vol.1 Benny Likumahuwa memainkan instrumen trombone (Foto Bob Rose)

Benny Likumahuwa dilahirkan di Kediri 18 Juni 1946.Seorang multi-instrumentalis yang mampu memainkan instrumen bass,gitar,piano,trombone,saxophone,flute,klarinet hingga trombone.Lelaki berdarah Maluku ini juga pernah tinggal di Ambon pada era 60an.Tahun 1965 Benny Likumahuwa meninggalkan Ambon dan bermukim di Bandung.
Di tahun 1966,Benny Likumahuwa yang juga menguasai teori musik dengan baik mulai bergabung dengan kelompok Crescendo.

Benny Likumahuwa di era 70an saat bergabung dengan band jazz rock The Rollies

Benny Likumahuwa di era 70an saat bergabung dengan band jazz rock The Rollies

Ada pergeseran besar yang terjadi pada tahun 1968 manakala Benny Likumahuwa diajak bergabung dalam band rock The Rollies. Benny Likumahuwa lalu melontarkan gagasan untuk menambahkan instrumen tiup dalam formasi The Rollies.Benny lalu mengajarkan cara meniup instrumen tiup pada seluruh personil The Rollies tanpa terkecuali mulai dari Deddy Stanzah sang pendiri The Rollies hingga Delly Djoko Alipin,Tengku Zulfiyan Iskandfar,Iwan Krisnawan,Bangun Sugito serta Bonnie Nurdaya .
Di tahun 1969 The Rollies mulai memasuki industry rekaman dengan merilis sekaligus dua album pada label Pop Sounds di Singapore.Kemampuan Benny Likumahuwa sebagai arranger sangat membekas dalam corak musik The Rollies saat itu terutama ketika The Rollies mulai mengibarkan jatidiri sebagai jazz rock band dengan dominasi horn section seperti Chicago maupun Blood Sweat and Tears..
Di awal 1970an Benny Likumahuwa kerap mondar mandir di beberapa kota Asia Tenggara untuk bermain musik diberbagai klab.Saat itu dia membentuk band bernama The Augersindo yang merupakan akronim dari Australia,German,Singapore dan Indonesia.Karena pendukungnya berasal dari keempat negara tersebut.

Benny Likumahuwa menguasai semua instrumen tiup

Benny Likumahuwa menguasai semua instrumen tiup

Di awal 70an Benny diajak Jack Lesmana bergabung dalam The Indonesian All Stars menggantikan posisi bassist Jopie Chen.Benny Likumahuwa pun bergabung dalam Jack Lesmana Combo.Di era 80an Benny Likumahuwa tergabung dalam Abadi Soesman Jazz Band serta Ireng Maulana All Stars. Benny Likumahuwa juga membentuk kelompok musiknya sendirti yang diberinama Benny Likumahuwa Jazz Connection.
Jika anda belum mengenal sosok Benny Likumahuwa dalam khazanah musik jazz, maka menyimak album Rekam Jejak Vol.1 Benny Likuamhuwa ini seperti sebuah risalah yang mengetenghkan perjalanan musiknya dari era 60an hingga saat sekarang ini.

 

Iklan
Komentar
  1. Tri Jtamadji berkata:

    Rindu musisi sekaliber mereka

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s