Green Pub, Menyemaikan Jazz di era 80an

Posted: Agustus 10, 2014 in Kisah

Di awal 80-an,belum ada yang namanya Kafe apalagi Mall.tapi sudah banyak yang namanya Pub.Tempat menikmati minuman sambil berleha leha nonton semaraknya sajian live band.Saat itu Live band yang paling menarik,kalo gak sajian Top 40 ya…..jazz.Itu pasti.
Beberapa pub yang kita kenal antara lain saat itu adalah Jaya Pub hingga Captain’s Bar yang berada dalam Mandarin International HotelJakarta .Dan satu lagi tempat favorit yang ada di Jakarta adalah Green Pub,yang berada di kaki gedung bioskop Djakarta Theater.

Almarhum Helmie Indrakesuma dari Chaseiro diiringi perkusionis Adi Prasodjo dari Black Fantasy di Green Pub (Foto Dion)

Almarhum Helmie Indrakesuma dari Chaseiro diiringi perkusionis Adi Prasodjo dari Black Fantasy di Green Pub (Foto Dion)

Green Pub ini sebetulnyasudah mulai ada sejak tahun 1978.Saat itu secara perlahan mulai terlihat demam jazz pop berjangkit di Jakarta.Kaset-kaset berlabel jazz vocal,fusion,jazzy tunes dan lain lain mulai menyergap kuping konsumen kita.Sosok seperti George Benson,Al Jarreau,Patti Austin,Michael Franks,The Manhattan Transfers ,Sergio Mendes,Angela Bofill,Gino Vannelli,Jimmy Messina,Kenny Loggins dan masih sederet lainnya, mulai banyak dikenal termasuk band band fusion Jepang Casiopea maupun Uzeb dari Kanada.

Green Pub kalo kita liat tempatnya sih kecil.Tapi disitulah banyak bercokol nama-nama yang pada akhirnya mencuat sebagai insan jazz Indonesia .Di Green Pub inilah merupakan ajang candradimuka bagi Jacky,Emile S Praja,Utha Likumahuwa,Embong Rahardjo,Chris Kaihatu,Karim Suweileh,Mates,Joko WH,Jopie Reinhardt ItemYance Manusama,Chandra Chasmala,Ruth Sahanaya, dan masih banyak lagi.

Di Green Pub ada homeband-nya yang diberinama Gold Guys.Terdiri atas almarhum  Embong Rahardjo (flute,saxophone,picollo),Joko WH (gitar),Chandra Chasmala (keyboards),Mates (bass).Drummernya gonta ganti,ada Inang Noorsaid,Yaya Moektio hingga Aldy.Ketika dikirim sebagai wakil Indonesia ke North Sea Jazz Festival di Den Haag pada tahun 1986,gold Guys berubah nama jadi Wongemas.

 

Banyak memori yang tercipta di Green Pub.Saat itu ikon Green Pub adalah Jacky yang mampu meniru persis gaya bernyanyi Al Jarreau hingga George Benson .Disini juga sering terlihat Johan Oentoeng,vokalis yang mampu meniru secara persis karakter penyanyi apapun dan manapun.

Jacky Bahasoan penyanyi tetap di Green Pub (Foto Dion)

Jacky Bahasoan penyanyi tetap di Green Pub (Foto Dion)

Rasanya belum ada ya yang menggantikan Green Pub ? Atau gua aja yang terlalu emosional sebagai pemuja masa lalu ? He he he

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s