Atauw,Gitaris Yang Kerasukan Ritchie Blackmore

Posted: Agustus 18, 2014 in Sosok

Bagi generasi penikmat musik pop 80an Atauw dikenal sebgai gitaris band Lolypop yang dibentuk Rinto Harahap sebagai homeband bagi semua artis musik pop yang merilis album pada label Lolypop milik Rinto Harahap itu,mulai dari Eddy Silitonga,Rita Butar Butar,Diana Nasution,Victor Hutabarat,Christine Panjaitan hingga Iis Soegianto.Pola permainan gitarnya khas terutama menghasilkan nada-nada yang merayu dan mendayu.

Tapi untuk generasi penikmat musik era 70an terutama ingar bingar musik rock,maka sosok Atauw ini selalu disebut sebagai impersonator dari Ritchie Blackmore gitaris Deep Purple yang kemudian membentuk Rainbow.Lewat grup rocknya bernama Equator Child, Atauw yang kemudian dikenal dengan nama Achmad Taufik setelah memilih masuk Islam, itu terlihat jelas banyak dipengaruhi gaya permainan gitar Ritchie Blackmore yang saat itu dielu-elukan sebagai salag satu gitaris rock papan atas yang memiliki pesona tersendiri.

Equator Child yang didukung oleh Atauw (gitar),Jimmy Wemay (drums),Joseph (bass),Jusuf (gitar) dan Imron (vokalis) ini terbentuk di kota Pontianak,ibukota provinsi Kalimantan Barat yang dijuluki kota Khatulistiwa.”Makanya band kami ini dinamakan Equator Child,artinya anak kota khatulistiwa” urai Atauw.

Sejak awal 70an Equator Child selalu membawakan lagu-lagu Deep Purple di sekitar Pontianak hingga Singkawang.Alhasil Equator’s Child menjadi band kebanggaan Pontianak saat itu.

Tak lama berselang disekitar tahun 1974 Equator’s Child lalu menembus Jakarta.Mereka tetap memainkan repertoar Deep Purple semirip mungkin.Equator’s Child mulai tampil di Taman Ria Senayan Jakarta .”Seingat saya kami dulu dibayar sekitar Rp 75 ribu” kenang Atauw yang memiliki atrkasi panggung atraktif mengikuti gaya Ritchie Blackmore. 

“Cuma saat itu saya masih belum memiki keberanian menghabcurkan gitar Fender saya seperti yang dilakukan Ritchie Blackmore” ungkap Atauw.

Atauw saat menjadi gitarois Equator's Child di era 70an (Foto Aktuil)

Atauw saat menjadi gitarois Equator’s Child di era 70an (Foto Aktuil)

Tapi toh,saya sempat terkejut ketika di sekitar tahun 1998 Atauw dengan gagah berani menghancurkan gitar Fendernya sampai patah dua.Ini serius.Kejadiannya berlangsung di Waroeng Kemang yang terdapat di Jalan Kemang Raya Jakarta Selatan.Saat itu,,saya masih bekerja di radio M97FM Classic Rock Station dan kami tiap bulan bikin acara yang diberinama Legend of The Month dengan menampilkan karya-karya band-band classic rock era 70an.Suatu ketika radio saya memilih tema Legend Of The Month nya adalah sosok gitaris Ritchie Blackmore yang di era 70an dikenang publik saat bergabung dalam band Deep Purple hingga Rainbow.Kami lalu meminta Jelly Tobing dkk untuk mengisi acara Tribute To Ritchie Blackmore ini.Jelly lalu menghadirkan dua gitaris sebagai impersonator Ritchie Blackmore yaitu Donny Suhendra dan Atauw. Diluar dugaan penampilan Atau membawakan lagu-lagu Deep Purple dan Rainbow sangat memukau para penonton yang memadati ruangan Waroeng Kemang.Lalu tanpa disangka-asangka Atauw saat bersolo gitar,mulai membanting gitar Fendernya ke lantai panggung.Menginjak-injak fretnya berulang ulang dan kemudian mengangkat gitar tersebut seraya membenturkan leher gitar ke bibir panggung.Gitar Fender itu lalu patah berkeping-keping.Sorak sorai penonton membahana membarengi atraksi penghancuran gitar ala Ritchie Blackmore yang dilakukan Atauw.Sadis nian.

Usai pertunjukan Atauw buka rahasia bahwa sebelum naik panggung dia telah mengganti leher gitar Fendernya dengan leher gitar imitasi.”Jadi saya tetap masih memiliki gitar Fender kesayangan saya” ucapnya sambil tersenyum.

Di paruh era 70an Rinto Harahap mengajak Atauw mendukung band Lolypop .Atauw lalu mengajak rekannya dari Equator’sChild yaitu drummer Jimmy Wemay.Ditambah dengan masuknya Adhi Mantra,keyboardis Golden Wing,band rock asal Palembang, Lolypop lalu berkibar sebagai band pop yang tugasnya mengiringi artis-artis yang dikontrak Lolypop Record.  

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s