Tjitjiek Soewarno Yang Terlupakan

Posted: September 9, 2014 in Kisah, Sosok

Tjitjiek Soewarna selalu lekat dengan band pengiring Zaenal Combo pimpinan . Zaenal Arifien  terutama lewat lewat EP (Extended Play) format 7 inch  bertajuk “Yoshida” karya Asmoengin produksi Remaco  di tahun 1965 serta  tiga lagu lainnya, “Terlena di Senja Indah” (karya Sugiarto), “Kota Jakarta”, dan “Di Mana” (karya Harry. Soewarno).
Penyanyi wanita asal Yogyakarta kelahiran  18 Oktober 1945 ini memulai karirnya lewat  lagu “Terpaut di Jogya”  karya penulis lagu asal Bali Wedhasmara) yang diambil dari album “Sebiduk di Sungai Musi” karya Zaenal Arifien. Ternyata lagu ini justru lebih populer  dibanding “Selamat Jalan Kawan” maupun lagu karya Neneng Salmiah (“Malam Tiada Bintang” dan “Hampa”.

Album debut Tjitjiek Soewarno (Foto Denny Sakrie)

Album debut Tjitjiek Soewarno (Foto Denny Sakrie)

Ketenaran  Tjitjiek Soewarno bahkan melesat jauh diatas sederet  penyanyi seangkatannya  seperti Neneng Salmiah, Retno, Lena, Finny Rosita, Shinta Dungga, serta Tutty Thaher.Teruatama ketika “Remaco” merilis piringan hitam kompilasi“Aneka 12”.

Tjitjiek Soewarno saat ini tinggal di kawasan Puri Anjasmopro Semarang Jawa Tengah.

Dan inilah liner notes EP Tjitjiek Soewarno yang ditulis Ferry Iroth dari Remaco :

Beraneka warna pengalaman para penjanji kita dalam perdjoangannja untuk mentjapai ketenaran.
Tidak selamanja menjenangkan, tapi pula tidak seluruhnja memedihkan.
Begitu pula halnja dengan biduanita jang kini ingin kami perkanalkan kepada Anda:

TJITJIEK SOEWARNO

jang mungkin ada jang belum pernah dengar nama dan suaranja. Pada hal Tjitjik Soewarno sering mengikuti pemilihan Bintang Radio Daerah di Semarang dalam tahun 1960 hingga tahun 1963, dalam djenis seriosa. Namun sajang sekali, ia hanja dapat keluar sebagai djuara ke II dan ke III pada waktu itu.

Di Djokja, pada tahun 1964 ia pun pernah mengikuti pemilihan Bintang Radio Daerah dalam djenis Krontjong, dan untuk djenis ini ia hanja dapat keluar sebagai djuara harapan.

Disamping itu, Tjitjik Soewarno dalam siaran RRI di Semarang, Djokja dan Surabaja atjapkali menghibur masjarakat setempat dengan iringan orkes studio RRI atau lain2nja. Itulah sekelumit dari sekian banjak pengalaman2 Tjitjik Soewarno dalam bidang seni suara.

Dan untuk lebih menikmati alunan suara lintjah dan merdu dari biduanita ini, melalui EP ini kami hidangkan lagu2:

1. YOSHIDA,
2. TERLENA DISENDJA INDAH,
3. DIMANA.

Sebagai selingan Zaenal Combo menghibur Anda pula dalam sebuah lagu instrumental, jaitu:

4. KOTA DJAKARTA.

Sebagai ¬penutup kata kami harapkan:
Muntjulnja Tjitjip Soewarno dengan iringan orkes Zaenal Combo dalam EP ini semoga dapat memuaskan selera dan melipur Anda sekeluarga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s