Musik dan Presiden

Posted: Oktober 19, 2014 in Opini

Belakangan ini banyak yang berceloteh bahwa kesukaan Jokowi terhadap musik rock adalah skenario pencitraan belaka yang dilakukan Stan Greenberg,sosok yang menjadi konsultan yang memoles sosok Bill Clinton ,presiden Amerika Serikat yang kerap ditampilkan piawai bermain saxophone. Jokowi ,kabarnya,pun dipoles sedemikian rupa oleh Greenberg sebagai sosok penggemar musik rock sejati.Walaupun seperti yang kita ketahui, sesungguhnya sejak menjabat Bupati Solo,Jokowi memang telah sering terlihat dalam berbagai konser rock baik skala lokal maupun internasional.Jokowi terlihat diantara kerumunan penonton konser Lamb Of God,Judas Priest,Sting,Guns N Roses dan Metallica.
Sosok Jokowi sebagai seorang metalhead merupakan pemandangan baru di Indonesia maupun dunia,karena tak lazim seorang pejabat menyukai musik rock yang selalu dikaitkan dengan kredo kebebasan dan anti kemapanan.

Tak heran ketika Jokowi dinyatakan menang dalam Pilpres 2014,ucapan selamat pun berdatangan dari para pemusiki rock dunia di jejaring sosial mulai dari facebook hingga twitter seperti Sting,gitaris Guns N Roses Ron Thal,band Arkarna dan banyak lagi.
Tapi Jokowi tak sendiri,dibelahan dunia sana ada Perdana Menteri Rusia Dmitri Medvedev yang juga menggemari musik rock.Band rock yang digemari Dimitri Medvedev nyaris sama dengan yang disukai Jokowi yaitu Black Sabbath,Deep Purple hingga Led Zeppelin.

Artwork by Iskandar Salim

Artwork by Iskandar Salim

Jika dilihat dari kesamaan selera ini mungkin karena keduanya adalah generasi yang dilahirkan di era 60an yang kemudian mengisi masa remaja di era 70an dengan musik-musik rock 70an.Jokowi lahir tahun 1961 dan Dmitri Medvedev lahir tahun 1965. Keduanya pun punya tekad yang nyaris sama : memberantas korupsi dan ingin melakukan perubahan.
Sejak duduk di bangku SMP Jokowi kerap terlihat menyambangi markas Ternchem band rock era 70an di Solo diseberang Stadion Manahan Solo .Berjam-jam Jokowi terperangah melihat Ternchem membawakan lagu-lagu dari band hard rock Inggris Deep Purple.

Dalam buku “Pemimpin Rakyat Berjiwa Rocker” yang ditulis Yon Thayrun,Jokowi pun berucap :” “Musik rock adalah kebebasan. Musik rock itu liriknya liar, tegas semangat, dan mampu mendobrak perubahan,”.
Tentunya ada sebersit harapan yang menguak saat Jokowi yang menggemari musik rock ini akhirnya terpilih sebagai Presiden. Saya sendiri memang menaruh harapan terhadap para pemimpin yang memiliki ketertarikan pada dunia musik.Sebagai cabang seni yang merepresentasikan ekspresi, musik boleh jadi akan menginspirasi para pemimpin dalam menjalankan konsep dan pola kepimpinannya.
Beberapa presiden Indonesia yang memerintah sebelum Jokowi resmi menjalani tampuk kepemimpinan sebagai presiden terpilih RI pada 22 Oktober ini juga memiliki keterkaitan dengan musik.Presiden Soekarno yang dengan semangat berkobar hendak membangkitkan supremasi budaya kita adalah seorang pianis dan menggubah lagu “Bersuka Ria” dalam album “Mari Bersuka Ria Dengan Irama Lenso” (1965) serta membentuk grup musik The Lensoist dan melakukan muhibah ke beberapa negara. Dua putra Soekarno adalah pemusik,Guntur bermain dalam band Ria Remaja,Aneka Nada dan Kwartet Bintang.Guruh membentuk band G Beat dan The Flower Poetman.Presiden Soeharto juga suka musik,begitupula putrinya Siti Hardiyanti yang berbakat menulis lagu serta Bambang Trihatmojo yang menjadi bassist band The Crabs. Presiden Gus Dur menyukai musik klasik dan menggemari ratu blues rock Janis Joplin.Dan yang paling menyita perhatian adalah Presiden SBY yang dimasa pemerintahannya masih sempat meluangkan waktu menulis lagu serta menghasilkan 5 album rekaman.SBY yang dimasa mudanya pernah menjadi bassist ini kerap menuai kritik karena merilis album begitu banyak dalam kondisi yang tidak tepat.
Lalu bagaimana dengan Jokowi yang oleh para penikmat musik metal dikukuhkan sebagai seorang penggemar metal alias metalhead ? Harapan memang banyak digantungkan pada pundak Jokowi sesuai dengan perangai musik yang digandrungi : tegas,lugas dan anti kemapanan .Selamat bekerja pak Jokowi.Salam Tiga Jari !.
\

Iklan
Komentar
  1. kukuh tawanggono berkata:

    Bang Deny yg terhormat

    Salut untuk tulisannya,itulah salah satu hal yg membuat saya mendukung Jokowi(saya sendiri seorang metal head he he he).Disamping itu beliau manusiawi banget,jauh dari kesan pencitraan.Itulah salah satu filosofi musik metal(ini kalo menurut saya lho he he he)yg jarang dimengerti orang banyak.

  2. ian berkata:

    walikota pak, bukan bupati solo. 🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s